Berita Kabupaten TTS

Perindo Pertama Masukan Dokumen Perbaikan Caleg

Partai Perindo menjadi partai politik pertama yang memasukan dokumen kelengkapan Caleg pasca dikembalikan KPU, Sabtu (21/7/2018) lalu.

Perindo Pertama Masukan Dokumen Perbaikan Caleg
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Ketua Divisi Teknis KPU Kabupaten TTS, Santi Soinbala

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Partai Perindo menjadi partai politik pertama yang memasukan dokumen kelengkapan Caleg pasca dikembalikan KPU, Sabtu (21/7/2018) lalu.

Hingga saat ini, partai politik masih terus melakukan konsultasi guna melengkapi persyaratan yang masih kurang.

Hal ini diungkapkan ketua divisi teknis KPU Kabupaten TTS, Santi Soinbala, kepada POS- KUPANG.COM, Minggu ( 29/7/2018) melalui sambungan telepon.

Baca: Ini yang Dilakukan PLN Betun Agar Listrik Tidak Padam

Hanya selang beberapa hari setelah pengembalian berkas kelengkapan caleg oleh KPU kepada politik politik, Partai Perindo langsung kembali memasukan berkas calegnya usai melengkapi kekurang dokumen calegnya.

Saat ini, dokumen caleg disimpan sementara, karena sesuai jadwal tahapan, pemeriksaan berkas caleg tahap II berlangsung dari tanggal 1 hingga 7 Agustus mendatang.

"Baru Partai Perindo yang sudah masukan dokumen kelengkapan calegnya, partai politik yang lain masih konsultasi guna melengkapi dokumentnya. Batas waktu terakhir memasukan dokumen caleg tanggal 31 Juli mendatang," ungkap Santi.

Ketika disinggung caleg ganda atas Aloysius Lawung yang terdaftar sebagai Caleg Partai Golkar dan PBB, Santi mengatakan, berdasarkan surat keputusan KPU Nomor 961, Partai politik dimana caleg tersebut terdaftar dan Caleg yang bersangkutan diminta untuk memberikan klarifikasi.

Hasil klarifikasi tersebut menjadi dasar mana Partai politik yang menjadi naungan Caleg tersebut.

"Untuk kasus pak Aloysius sudah kita panggil partai politik dan yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi. Dan hasilnya, nama Caleg Aloysius diganti dari daftar Caleg Partai Golkar atas dasar surat pemunduran diri yang beliu sampaikan kepada Partai Golkar. Sehingga Aloysius resmi terdaftar sebagai Caleg dari Partai PBB," jelas Santi.

Saat ini lanjut Santi, pihak KPU akan melakukan konsultasi dengan Dikti terkait Caleg dengan status sebagai dosen di perguruan tinggi swasta.

Apakah harus memundurkan diri atau tidak. Pasalnya, saat konsultasi ada caleg yang berprofesi sebagai dosen swasta yang meminta kepastian terkait hal tersebut.

"Dalam waktu dekat kita akan berkonsultasi ke Dikti terkait Caleg yang berprofesi sebagai dosen swasta, apakah harus memundurkan diri atau tidak. Kita akan konsultasi secepatnya memingat batas waktu pengembalian Caleg yang sudah dekat," sebutnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved