Berita Kabupaten Lembata

KPU Lembata akan Coret Caleg Korupsi

KPUD Lembata memastikan akan mencoret calon anggota lesgislatif (caleg) sementara dari parpol yang pernah tersandung kasus korupsi.

KPU Lembata akan Coret Caleg Korupsi
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Bernabas MD Marak 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lembata memastikan akan mencoret calon anggota lesgislatif (caleg) sementara dari partai politik (parpol) yang pernah tersandung kasus korupsi.

Penegasan itu disampaikan Bernabas MD Marak melalui salah satu komisioner KPUD Lembata, Charles Kia, ketika ditemui POS- KUPANG.COM di Kantor KPUD setempat, Minggu (29/7/2018).

Baca: Kuda Milik Bupati Manggarai Juara di Final Pacuan Kuda HUT RI di Reo

"Sesuai peraturan komisi pemilihan umum (PKPU), kami akan mencoret calon yang tersandung kasus korupsi, kasus narkoba atau kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur. Jadi kalau ada caleg yang divonis penjara karena tiga kasus tersebut, ya KPU pasti akan mencoretnya dari daftar caleg yang diajukan parpol," ujar Charles.

Menurut dia, baru-baru ini KPU telah mengembalikan berkas caleg sementara yang diajukan parpol. Pengembalian berkas itu dengan maksud untuk dilengkapi lagi, karena saat dimasukkan ke KPU, ada berkas yang tidak lengkap.

Jika berkas itu sudah dilengkapi, lanjut Charles, maka harus diserahkan kembali ke KPU paling lambat Selasa (31/7/2018). Jadwal pengembalian berkasnya pada tanggal tersebut karena KPU masih memverifikasi lagi tahap kedua atas semua berkas yang diajukan parpol.

Sampai saat ini, katanya, belum ada regulasi baru yang isinya membolehkan KPU mengakomodir caleg mantan perkara korupsi. Tapi faktanya ada parpol yang menggugat PKPU di Mahkamah Agung karena dinilai diskriminatif dalam menerapkan regulasi lantaran tak membolehkan kader partai menjadi caleg karena pernah tersandung kasus korupsi.

"Untuk caleg bermasalah seperti ini, KPU tetap pada PKPU yakni mencoret kalau parpol mengusung caleg korupsi. Akan tetapi, jika nanti MA mengabulkan gugatan atas PKPU dan membolehkan kader kasus korupsi menjadi caleg, maka KPU akan mengakomodir caleg sementara itu untuk ditetapkan sebagai caleg tetap," urai Charles. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved