berita Olahraga

Belu Juara Umum Kejurda KKI 2018 Raih Piala Walikota Kupang

Kontingen Kabupaten Belu berhasil menyabet gelar juara umum Kejuaraan Piala Bergilir Ketua Umum Kushin Ryu M Karate-do Indonesia (KKI) NTT

Belu Juara Umum  Kejurda  KKI 2018 Raih Piala Walikota Kupang
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY Sektor Timur melatih bela diri karate anak-anak di Desa Dualasi, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu, Rabu (21/3/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-KUPANG- Kontingen Kabupaten Belu berhasil menyabet gelar juara umum Kejuaraan Piala Bergilir Ketua Umum Kushin Ryu M Karate-do Indonesia (KKI) NTT dan Kejuaraan Senior Piala Walikota Kupang Tahun 2018 yang dihelat sejak 27-29 Juli 2018 di Gedung Pemuda, Jalan Pemuda, Kuanino, Kota Kupang.

Keberhasilan yang diraih kontingen Belu sekaligus mempertahankan gelar juara umum yang sudah pernah mereka raih tahun sebelumnya. Atas prestasi ini, Kabupaten Belu memboyong piala bergilir Ketua Umum KKI NTT dan sebuah piala tetap.

Kabupaten Belu sukses mengoleksi 23 emas, 8 perak, 16 perunggu sehingga total medali yang dikumpulkan sebanyak 47 medali. Jumlah ini lebihnya banyak dari kontingen Kota Kupang yang ada di posisi kedua dengan perolehan medali 11 emas, 14 perak dan 13 perunggu sehingga total 38 medali yang dikumpulkan dan kontingen kabupaten Kupang yang ada di posisi ketiga dengan koleksi medali 8 emas, 9 perak dan 26 perunggu sehingga total 41 medali yang dikumpulkan.

Ketua Umum KKI NTT, H Abdul Kadir Makarim, dalam sambutannya, mengungkapkan prestasi yang diraih kontingen Belu ini merupakan buah dari kerja keras dan kedisiplinan dalam berlatih. Inti dari sebuah kesuksesan, katanya, adalah kedisiplinan.
"Kalau kita berlatih pasti hasil yang diperoleh bisa baik tapi kalau tidak itu bahaya," ujarnya saat menutup kejuaraan tersebut, Minggu (29/7/2018) di Gedung Pemuda, Jalan Pemuda, Kuanino, Kota Kupang.

Ia berharap kontingen lain bisa mengikuti jejak Kabupaten Belu.
"Belu memang luar biasa, itu karena mereka disiplin." Prestasi yang diraih, lanjut Abdul, tidak mungkin diraih begitu saja karena tidak mudah untuk bisa berprestasi.

"Kita harapkan prestasinya lebih baik lagi di tahun mendatang."

Ditemui Pos Kupang usai penyerahan piala, Manajer Kontingen Kabupaten Belu, Simon Riu Berek, merasa sangat bangga dengan raihan juara umum ini.
"Ini sangat luar biasa bagi kami," ungkapnya.

Ia menjelaskan persiapan tim kontingen Belu untuk mengikuti kejuaraan ini memang cukup lama yakni satu tahun. "Kita persiapan jangka panjang."

Ia optimis kontingen Belu dapat mempertahankan gelar juara umum dalam kompetisi yang sama sehingga piala bergilir tersebut menjadi milik mereka.
"Kalau bisa Piala Flobamora nanti kami rebut lagi," ucap Simon yang juga adalah

Sekretaris KKI Kabupaten Belu dan Sekretaris FORKI Kabupaten Belu.
Ia berharap beberapa kekurangan dalam kompetisi ini bisa menjadi bahan evaluasi oleh panitia penyelenggara agar kejuaraan tahun depan bisa lebih baik lagi.

Apresiasi Pemda Belu dan Kesal Tidak Bisa Ikut Porprov 2018

Pada kesempatan itu, Simon mengapresiasi Pemda Belu yang mendukung penuh tim Karate Kabupaten Belu berlaga dalam setiap kejuaraan.

Kendati pun demikian, Simon mengungkapkan kekesalannya karena para atlet karate Kabupaten Belu tidak bisa berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi NTT (Porprov). Pasalnya, permasalahan internal dalam tubuh FORKI NTT belum terselesaikan hingga saat ini. Hal ini menyebabkan, KONI NTT tidak mengikutsertakan cabang olahraga karate dalam perhelatan Porprov yang rencananya akan dilangsungkan September 2018 mendatang.

"Kami sudah siap untuk Porprov 2018. Mudah mudahan FORKI NTT bisa segera berbenah," pungkasnya. (*)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved