Berita Provinsi NTT

Kadis Pertanian NTT Senang Usaha Wujudkan Kedaulatan Pangan Mulai Menampakkan Hasil

Kadis Pertanian Provinsi NTT, Ir. Yohanes Tay Ruba, MM senang karena usaha bersama mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan berhasil.

Kadis Pertanian NTT Senang Usaha Wujudkan Kedaulatan Pangan Mulai Menampakkan Hasil
POS-KUPANG.COM/KANIS JEHOLA
Kadis Pertanian Provinsi NTT, Ir. Yohanes Tay Ruba, MM 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kanis Jehola

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Provinsi NTT, Ir. Yohanes Tay Ruba, MM mengaku senang karena usaha bersama mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan bagi para petani NTT selama ini menunjukkan hasilnya.

"Terus terang, saya sangat senang karena tahun ini tidak seperti tahun sebelumnya dengar ada orang yang kekurangan pangan. Kalaupun ada, itu terjadi secara sporadis," katanya saat ditemui, Jumat (27/7/2018).

Dikatakannya, keberhasilan itu berkat adanya kerja sama dari berbagai pihak, baik petani, penyuluh, TNI, aparat desa, aparat kecamatan, dan pihak terkait lainnya. Yohanes menyadari tanpa adanya kerja sama dari berbagai pihak, upaya tersebut tidak mungkin berhasil.

Untuk tahun 2018 ini, jelas Yohanes, upaya yang dilakukan lembaganya adalah melaksanakan kegiatan lanjutan upaya khusus (Upsus) pajale (padi, jagung dan kedele) demi mewujudkan kedaulatan pangan dan kemandirian petani.

Baca: Mabes TNI Kirim Bantuan untuk Suku Mausu Ane yang Kena Musibah Kelaparan

"Tahun ini walaupun kita masih melakukan kegiatan regular, tapi ada peningkatan usaha. Misalnya, luas lahan padi, jagung dan kedelai yang ditanam makin luas dibandingkan tahun sebelumnya," katanya.

Untuk mendukung upaya tersebut, pemerintah pusat maupun Provinsi NTT terus memberikan dukungan berupa peralatan dan benih, seperti hand tractor, traktor roda 4, pompa air, alat panen padi dan jagung, bantuan benih, subsidi pupuk, serta pendampingan teknik. "Bantuan tersebut bukan tujuan tapi hanya merupakan sarana untuk mencapai tujuan," katanya.

Khusus bantuan benih, demikian Yohanes, benih yang diberikan kepada para petani adalah benih unggul. Yang dimaksud dengan benih unggul di sini adalah benih yang mempunyai produksi tinggi serta tahan terhadap penyakit dan kekeringan. Sedangkan benih unggul dalam konteks benih yang rasanya enak akan menjadi prioritas kedua. (*)

Penulis: Kanis Jehola
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved