Berita Regional

Dua Pelaku Pungli Pembuatan Sertifikat Tanah di BPN Ini Ditahan

Dua orang wanita pelaku pungutan liar ( pungli) di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Siak, Riau, ditetapkan sebagai tersangka.

Dua Pelaku Pungli Pembuatan Sertifikat Tanah di BPN Ini Ditahan
ILUSTRASI
Ilustrasi Pungli 

POS-KUPANG.COM | PEKANBARU - Dua orang wanita pelaku pungutan liar ( pungli) di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Siak, Riau, ditetapkan sebagai tersangka. Kedua pelaku kini mendekam di tahanan Polres Siak.

"Sudah tersangka. Kini sedang penyidikan," kata Kapolres Siak, AKBP Ahmad David kepada Kompas.com, Jumat (27/7/2018).

Baca: Jadi Mitra Grab, Ini yang Dilakukan BPR Christa Jaya

Dia mengatakan, dua orang tersangka berinisial berinisial SD (34) menjabat sebagai Kasubsi Peralihan Hak Tanah dan YH (37) selaku pegawai honorer.

Kedua pelaku ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan langsung tim satuan tugas pemberantasan pungutan liar (saber pungli) Menkopolhukam bersama tim saber pungli Kabupaten Siak pada Rabu (25/7/2018) sekitar pukul 14.45 WIB.

Dari penangkapan tersebut, kata David, petugas menyita barang bukti berupa uang tunai pecahan Rp 50.000 sebesar Rp 1,9 juta, satu buah tas selempang, rekaman CCTV, catatan-catatan pengurusan sertifikat tanah, dan 4 arsip warkah.

Setelah terbukti, kedua pelaku diserahkan ke penegak hukum (Gakkum) saber pungli Polres Siak untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Untuk modus tersangka, meminta uang tambahan Rp 1 juta kepada pemohon pembuatan sertifikat. Kalau diberi uang tambahan, sertifikat akan cepat selesai. Kalau tidak bakalan lama," ungkap David.

Dia mengatakan, aksi pungli yang dilakukan kedua pelaku berlangsung sejak Desember 2017 hingga 2018.

"Terungkapnya kasus ini setelah masyarakat (yang jadi korban) melapor langsung ke saber pungli Menkopolhukam," tandas David. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved