Berita Timor Tengah Selatan

Inilah Hasil Kajian IRGSC Mengenai Kasus Perdagangan Orang di Kabupaten Timor Tengah Selatan

Latar belakang sebagian besar keluarga buruh migran adalah petani atau sebesar 89,7 persen. Faktor ekonomi diakui

Inilah Hasil Kajian IRGSC Mengenai Kasus Perdagangan Orang di Kabupaten Timor Tengah Selatan
ISTIMEWA
Diseminasi hasil penelitian pekerja migran Indonesia di TTS 

Alasan utama pelaku migrasi untuk pergi adalah karena Informasi mengenai gaji tinggi dan mudah mencari kerja di daerah rantau. Pemetaan sarana dan prasarana fasilitas pendidikan di lingkup Kabupaten TTS adalah mutlak. *

SoE, 27 Juli 2018

1. Pince Keliat -Wahana Visi Indonesia , Kupang TTS AP

2. Pdt. M.N.G Sahertian -BPP Advokasi Hukum dan Perdamaian SINODE GMIT

3. Eppy Kamlasi -Dinas Sosial Kabupaten TTS

4. Ared J. Billik -Koalisi Kependudukan TTS

5. Robinson Liungkas -DP3A Kabupaten TTS

6. Pdt. Olpy Se'u -Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI)

7. Elcid Li,PhD -IRGSC ( Institute of Resource Governance and Social Change)

8. Agustina Nubatonis -Sekertaris Desa Kuanfatu

9. Asta S.S. Lopo -Kepala Basmuti

10. Fety Nope -Lurah Niki-Niki

11. Dorkas Ty Baifeto -Kepala Desa Kelle

12. Jusuf Ton-Kepala desa Kelle Tunan

13. Daniel Kase -Kepala Desa Bone

14. Jonas Banamtuan -Kepala Desa Neke

15. Marthen Telnoni-Kepala Desa Nobi-Nobi

16. Y.E. Luhamiha -Sekertaris Desa Pene Utara

17. Maxi Benu -KAUR Pembangunan Desa Sopo

18. Robinson Afi -Forum Anak Amanuban Tengah

Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved