Berita Provinsi NTT

PT ASDP Hentikan Pelayaran Empat Rute di NTT

Setelah PT Flobamor, PT ASDP juga menghentikan pelayaran empat rute di NTT sejak 23 Juli 2018 karena kondisi cuaca ekstrem.

PT ASDP Hentikan Pelayaran Empat Rute di NTT
POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO
Kepala ASDP Cabang Kupang, Burhan Zahim 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Setelah PT Flobamor, PT ASDP juga menghentikan pelayaran empat rute di NTT sejak 23 Juli 2018 karena kondisi cuaca ekstrem.

Empat rute tersebut yakni Kupang-Sabu, Kupang-Ende, Kupang-Aimere, Kupang Waingapu.

Hal itu disampaikan Kepala PT ASDP Cabang Kupang, Burhan Zahim, ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/7/2018).

Baca: Siswa SD Duel gara-gara Buku hingga Tewas, Anak Tak Akan Jadi Tersangka

Burhan mengatakan, penghentian pelayaran pada empat rute itu setelah berkoordinasi dengan KSOP, BMKG, Dinas Perhubungan.

"Empat rute kami tutup sementara sambil berkoordinasi terkait cuaca dengan instansi terkait. Hari ini seharusnya jadwal pelayaran ke Aimere, namun belum bisa dilayani karena masih tunggu cuaca membaik," kata Burhan.

Sedangkan rute lain seperti Kupang-Rote, Kupang-Larantuka, Kupang-Alor, Kupang-Lembata masih beroperasi normal. Demikian juga dengan rute Larantuka-Solor-Lewoleba-Adonara-Baranusa- Kalabahi.

Burhan menjelaskan, pelayaran empat rute dihentikan karena gelombang tinggi di Laut Sawu dan Selatan Pulau Rote.

"Penghentian sementara pelayaran empat rute itu sudah kami umumkan melalui media. Nomor kontak yang bisa dihububgi juga sudah dibagikan ke masyarakat. Prediksi awal penutupan sementara empat rute itu dari 23 sampai hari ini, 26 Juli. Namun kami masih menunggu konfirmasi dari Syahbandar karena keselamatan pelayaran paling utama," demikian Burhan.

Ia mengatakan, kalau rekomendasi dari Syahbandar bisa dilakukan pelayaran, pihaknya akan membuka kembali pelayaran di empat rute itu, Jumat (27/7/2018).

"Kalau Syahbandar bilang bisa jalan, besok kapal kami ke Aimere meskipun bukan jadwal sebenarnya. Kalau tunggu hari senin terlalu lama," kata Burhan. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved