Berita Kabupaten Ende

Uskup Atambua Beri Ruang Sosialisasi Bahaya Narkoba Lewat Kegiatan Pastoral

Uskup Atambua memberikan ruang kepada Badan Narkotika Nasional Kabupaten Belu (BNNKB) agar bisa melakukan sosialisasi bahaya narkoba

Uskup Atambua Beri Ruang Sosialisasi Bahaya Narkoba Lewat Kegiatan Pastoral
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Kepala BNNK Belu, Ferdinandus Bone Lau foto bersama Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku, Pr dan Pastor Paroki Katedral, Romo Stef Boisala, Pr usai penandatanganan MoU Sosialisasi bahaya narkoba.

 Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM|ATAMBUA--Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr memberikan ruang kepada Badan Narkotika Nasional Kabupaten Belu (BNNKB) agar bisa melakukan sosialisasi bahaya narkoba dalam setiap kegiatan pastoral.

Ruang ini diberikan Uskup Dominikus setelah adanya nota kesepahaman (MoU) antara BNNKB dengan Keuskupan Atambua tentang pelaksanaan kampanye stop narkoba di kelompok masyarakat.

Kepala BNNK Belu, Ferdinandus Bone Lau mengatakan hal itu kepada wartawan, Rabu (25/7/2018).

Menurut Ferdinandus, BNNKB melakukan MoU dengan Keuskupan Atambua. Penandatanganan MoU dilakukan antara Kepala BNNK Belu, Ferdinandus Bone Lau dan Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku, Pr.

Acara penandatanganan MoU dihadiri Pastor Paroki Katedral, Romo Stef Boisala, Pr serta pegawai BNNK Belu.
Kegiatan berlangsung di rumah pastoran Gereja Katedral Atambua, Selasa (24/7/2018).

Pada kesempatan itu, Uskup Dominikus menitipkan pesan kepada pastor agar dalam setiap kegiatan pastoral bisa menyiapkan waktu atau sesi kepada BNNK Belu untuk menyampaikan sosialisasi tentang bahaya narkoba.

Uskup Dominikus juga mengharapkan kepada BNNK Belu agar lebih profesional dan rutin melaksanakan tugas sosialisasi serta fokus di lima paroki yang ada di Kabupaten Belu pada tahun 2018.

Kepala BNNK Belu, Ferdinandus Bone Lau mengatakan, penandatanganan MoU dalam rangka pelaksanaan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).

Beberapa hal penting dalam MoU tersebut adalah keuskupan melakukan kampanye stop Narkoba dan larangan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat.

Menyebarluaskan informasi bahaya Narkoba oleh pihak kedua melalui media seperti stiker, spanduk, rool banner, majalah dinding dan lain-lain.

Ferdinandus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Uskup Atambua yang bersedia bekerja sama dengan instansi BNNK Belu dalam rangka sosialisasi bahaya narkoba kepada Umat di Kabupaten Belu. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved