Kisah LP Kerobokan 3 Habis

Tentang Penjara Kerobokan:Membuat Kehidupan Sendiri Hingga Dipaksa Pindah

Di Penjara Kerobokan, Orang bisa gila kalau tidak membuat kehidupannya sendiri atau mengembalikan kehidupan yang pernah hilang.

Tentang Penjara Kerobokan:Membuat Kehidupan Sendiri Hingga Dipaksa Pindah
Nyoman Budhiana/Antara
Wisatawan Australia berfoto di depan gerbang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, Sabtu (7/2/2015) 

Acara itu lazim dilakukan asal membayar semua keperluan.

Surat keterangan dari kepala penjara, izin berobat dari dokter, honor petugas pengawal, biaya makan dan kendaraan, dll.

Tapi pernah terjadi, seorang napi asal Taiwan, Tommy, memanfatkan itu untuk menghilang.

Pernah juga terjadi napi tertangkap setelah lepas, sementara pengawalnya tertangkap polisi di rumah bordil.

Hari-hari bezuk juga dimanfaatkan untuk jual beli narkoba atau menyelundupkan benda lain.

Baca: Bertemu 4 Mata, SBY dan Zulkifli Hasan Bahas Penjajakan Koalisi

Baca: Tak Lampirkan Bukti Mantan Napi Korupsi, KPU Kembalikan Berkas Taufik

Memang ada larangan, "Itu bullshit semua. Anda bisa memasukkan gajah kalau ada uang," kata Steven, napi Inggris.

Di ruang beratap asbes yang ukurannya sepertiga lapangan tenis itu acara temu kangen napi dengan kerabat selalu dilakukan.

Semua berdesakan namun tak saling mempedulikan.

Ada yang berciuman, ada pula yang melakukan seks oral. Sementara tak sedikit anak kecil berlarian.

Filo, napi Prancis yang terkenal gila, cuek saja duduk membiarkan pacar Indonesianya duduk di atasnya.

Halaman
1234
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved