Kisah LP Kerobokan 3 Habis

Tentang Penjara Kerobokan:Membuat Kehidupan Sendiri Hingga Dipaksa Pindah

Di Penjara Kerobokan, Orang bisa gila kalau tidak membuat kehidupannya sendiri atau mengembalikan kehidupan yang pernah hilang.

Tentang Penjara Kerobokan:Membuat Kehidupan Sendiri Hingga Dipaksa Pindah
Nyoman Budhiana/Antara
Wisatawan Australia berfoto di depan gerbang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, Sabtu (7/2/2015) 

Mick, tahanan asal Inggris, dan Ari asal Belanda, membantu mensyut dengan kamera video.

Hasil pertama buruk. Hasil kedua, dengan latar cerita gaya Cleopatra, juga gagal karena semua nafsu ketika syuting berlangsung.

Tak ada yang bertanggung jawab pada kamera.

Razia oleh petugas dalam selalu diakhiri dengan penebusan.

Setiap napi harus membayar kembali narkoba miliknya yang disita.

Dalam skala besar, narkoba yang dirampas oleh kaki tangan sindikat dijual ke luar.

Sebagian masuk lagi dan dibeli sendiri oleh napi.

Mick pernah memaki-maki mendapati ekstasi buatannya, lengkap dengan cap dan tanda khas, masuk lagi dan dijual Arman.

Tapi bisa juga narkoba dari dalam dipakai ke luar.

Baca: Tentang Penjara Kerobokan-1: Surga, Pelacuran, dan Narkoba di Balik Jeruji Besi Pulau Dewata

Baca: Panglima TNI: Peningkatan Pangkalan Udara El Tari Kupang Sudah Masuk Dalam Renstra

"Kurang hebat apa? Aku tahanan, tapi aku yang mentraktir teman di luar pesta narkoba," kata Ruggiero ketika suatu saat "liburan" ke luar penjara.

Halaman
1234
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved