Kisah LP Kerobokan 2

Tentang Penjara Kerobokan:Bagai Kantor PBB dan Frustrasi Karena Melihat Ironi

Di Penjara Kerobokan, narapidana narkoba amat dominan meski penjahat lain juga banyak. Mereka menjadi istimewa.

Tentang Penjara Kerobokan:Bagai Kantor PBB dan Frustrasi Karena Melihat Ironi
ISTIMEWA
Lapas Kerobokan Bali 

Keduanya memasukkan 15 kg kokain.

Vincente semula juga diancam hukuman mati.

Tapi dengan ratusan juta rupiah yang digelontorkan oleh sindikatnya membawanya ke vonis 15 tahun dan Clara tujuh tahun.

Kalau ada perbedaan hukuman antara Michael dan Vicente, itu jelas karena perbedaan jumlah uang untuk mengatur vonis.

Baca: Tentang Penjara Kerobokan-1: Surga, Pelacuran, dan Narkoba di Balik Jeruji Besi Pulau Dewata

Baca: Uang Raib dari Mobil, Kasus Kedua 2018 di Kota Maumere

Ada juga Juri Angione, orang Italia yang tertangkap karena 5,26 kg kokain yang disembunyikan di dalam pembungkus papan selancar, 3 Desember 2003.

Ia dihukum seumur hidup.

Nasib berbeda dialami temannya yang bekerja untuk sindikat yang sama, Marco, orang Brasil yang tertangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, karena menyelundupkan 13 kg kokain di dalam pipa kerangka peralatan layang gantung.

Marco divonis mati.

Juri, menurut penuturannya, telah 30 kali menyelundupkan aneka jenis narkoba ke banyak negara, lewat aneka cara.

"Satu kilo hashish yang terbagi menjadi bungkusan bulat kecil-kecil bisa saya telan di dalam perut," katanya.

Halaman
1234
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help