Kisah LP Kerobokan 1

Tentang Penjara Kerobokan: Surga, Pelacuran, dan Narkoba di Balik Jeruji Besi Pulau Dewata

Penjara Kerobokan di Pulau Dewata Bali menyimpan 1001 kisah.Kisah tentang surga, neraka, pelacuran hingga narkoba terjadi di sana.

Tentang Penjara Kerobokan: Surga, Pelacuran, dan Narkoba di Balik Jeruji Besi Pulau Dewata
Antara Foto/Nyoman Budhiana
Dua narapidana melintas di halaman Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Denpasar, beberapa waktu lalu. 

Itulah satu-satunya kamar tertutup meski mudah diintip dari jendela berjeruji besi.

Biasanya sang PSK membawa sendiri kain tambahan untuk melapisi kasur.

Ia akan diantre pelanggan- kebanyakan orang asing yang membayar Rp 800 ribu.

Bisa juga praktik bergantian dengan PSK lain. Bau apek merebak, kondom bekas berserak.

Ada obat nyamuk oles tapi tak banyak membantu. Apalagi di luar kamar.

Baca: Ayah yang Setubuhi Anak Tirinya Berdalih Mau Menghukum

Baca: Kisah Nenek Tini Owens yang Menggugat Cerai Suaminya Setelah 40 Tahun Menikah

Di selasar, di pojok bangunan, di rerumputan, bahkan bagian belakang gereja dan pura, akti-vitas seksual juga terjadi dengan maraknya.

Untuk diizinkan berbuat para napi hams membayar kepada petugas. Rata-rata Rp80 ribu.

Thomas menunggu giliran bersama delapan napi asing lain. Ada yang menghabiskan lima menit, ada yang lebih.

Tapi kalau lewat setengah jam biasanya akan diburu-buru oleh yang belum mendapat giliran.

"Saya dijanjikan semalam suntuk, tapi nyatanya cuma setengah jam. Tak apa-apa. Kalau Anda 2,5 tahun tanpa seks, waktu 30 menit cukuplah," kata Thomas.

Halaman
1234
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help