Berita Pilpres 2019

Partai Demokrat Bantah Memberi Tawaran Tinggi kepada Koalisi Jokowi

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan membantah partainya mengajukan syarat atau tawaran tinggi kepada calon petahana Presiden Joko Widodo

Partai Demokrat Bantah Memberi Tawaran Tinggi kepada Koalisi Jokowi
Muhammad Ikhsan Mahar/KOMPAS
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keterangan kepada media mengenai kegiatan "SBY Tour De Java", Selasa (8/3/2016). SBY didampingi istrinya, Ani Yudhoyono dan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan. 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan membantah partainya mengajukan syarat atau tawaran tinggi kepada calon petahana Presiden Joko Widodo dan kubu pendukungnya jika ingin berkoalisi di Pilpres 2019.

Menurutnya, Demokrat sudah berupaya sebaik mungkin menjalin komunikasi dengan koalisi Jokowi selama hampir satu tahun.

"Sama sekali tidak. Sama sekali tidak. Cuma ngajak diskusi kan bagaimana ke depan. Namanya berkoalisi tadi disebut mutual respect harus ada, mutual understanding juga harus ada," kata Hinca di depan rumah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Hinca mencontohkan pertemuan SBY dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebelumnya yang dinilainya tidak menyinggung syarat-syarat tertentu. Namun, Hinca mengungkapkan ada rintangan yang tak memungkinkan Demokrat bisa bergabung dengan koalisi Jokowi.

"Itu namanya berkoalisi seperti kami tadi malam hampir 2 jam di situ dibangun kepercayaan dan saya kira begitulah membangun koalisi 5 tahun ke depan. Kira-kira gitu," kata dia.

Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menilai, hambatan koalisi antara Partai Demokrat dan partai pengusung Presiden Joko Widodo lebih disebabkan faktor internal partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu ketimbang eksternal.

Hal itu disampaikan Hendrawan menanggapi pernyataan SBY soal adanya hambatan kala menjalin koalisi dengan Jokowi.

"Menurut penilaian kami, lebih banyak kendala internal Demokrat sendiri," ujar Hendrawan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Ia mengatakan, salah satu kendala internal yang muncul dari Demokrat ialah upaya menyodorkan anak SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai cawapres.

SBY sebelumnya melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. AHY ikut hadir.

Seusai pertemuan, SBY mengaku bahwa banyak rintangan dan hambatan dalam komunikasi dengan Jokowi.

"Saya menjalin komunikasi dengan Pak Jokowi hampir satu tahun untuk menjajaki kemungkinan kebersamaan dalam pemerintahan. Pak Jokowi juga berharap Demokrat di dalam, tetapi kami menyadari banyak rintangan dan hambatan," kata SBY seusai bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Selasa (24/7/2018).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demokrat Bantah Beri Tawaran Tinggi ke Koalisi Jokowi", https://nasional.kompas.com/read/2018/07/25/20065381/demokrat-bantah-beri-tawaran-tinggi-ke-koalisi-jokowi.
Penulis : Dylan Aprialdo Rachman
Editor : Diamanty Meiliana

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved