Berita Kabupaten Sumba Barat Daya

Pedagang Tinggalkan Pasar Hoba Komi, Kembali Berjualan Di Pasar Rada Mata

Hanya beberapa pesagang saja yang masih bertahan berjualan. Kondisi sedikit ramai adalah pasar hewan

Pedagang Tinggalkan Pasar Hoba Komi, Kembali Berjualan Di Pasar Rada Mata
POS KUPANG/PETRUS PITER
Suasana pasar Hoba Komi diabadikan, Selasa (24/7/2018) pagi 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA--Sejak pekan lalu, ratusan pedagang kaki lima meninggalkan lokasi pasar Homba Komi di Desa Pogo Tena, Kecamatan Loura, SBD dan memilih berjualan di pasar Rada Mata, Kota Tambolaka, SBD.

Akibatnya suasana pasar Hoba Komi sepih, ratusan tenda jualan kosong tak berpenghuni. Hanya beberapa pesagang saja yang masih bertahan berjualan. Kondisi sedikit ramai adalah pasar hewan, sekitar 50 meter sebelah timur dari pasar induk Hoba Komi.

Mama Yanti, Ina Rusdi (pedagang sayur, bumbu-bumbu dapur), Anton Kaka (pedagang kain sumba) dan Imam Zakaria (pedagang pakaian bekas/rombengan) secara terpisah ditemui pos kupang, Selasa (24/7/2018) mengaku, semenjak pekan lalu, ratusan pedagang membongkar lapak jualan dan memilih berjualan di pasar Rada Mata.

Keempat pedagang tersebut memilih tetap berjualan di pasar Hoba Komi dan tidak ingin pindah berjualan di pasar Rada Mata karena takut diusir Satpol PP.

Kebetulan sekarang, Satpol PP masih sibuk menjaga keamanan dan ketertiban berkaitan dengan pemilihan bupati dan wakil bupati SBD sehingga pedagang bebas berjualan di pasar Rada Mata.

Empat pedagang tersebut yakin bila suasana sudah aman maka Satpol PP akan menertibkan pedagang yang berjualan di pasar Rada.

Mama Yanti dan Ina Rusdi mengaku, takut berjualan di pasar Rada Mata bila tiba-tiba datang petugas Satpol PP menertibkannya. Yang pasti, beberapa barang dagangnya hilang atau rusak karena penertiban itu.

Karena itu memilih tetap berjualan di pasar Hoba Komi biar aman.

Pantaun pos kupang di pasar Hoba Komi, Selasa (24/7/2018) pagi, sebagian besar lapak jualan yang bertengger dibagian depan kosong. Hanya terdapat 2-3 orang pedagang saja berjualan. Suasana sekeliling pasar sepih, tidak seperti suasana ramai pasar pada umumnya karena pengunjung sepih.

Kondisi itu sedikit berbeda dibading pasar hewan yang terletak sekitar 50 meter ke arah timur pasar induk Hoba Komi. Pasar hewan cukup ramai.

Kondisi itu berbeda dengan keadaan di pasar Rada Mata. Areal lahan pasar yang biasanya sepih kini penuh sesak pedagang berjualan. Bahkan areal terminal bus tak luput dari serbuan pedagang.(*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved