Berita Kabupaten Malaka

Bupati Stef Sebut 2H2 Center Revolusi KIA Itu Urusan Kemanusiaan

Stefanus Bria Seran mengemukakan Program 2H2 Center Revolusi KIA adalah urusan kemanusiaan yang melibatkan semua pihak tanpa terkecuali.

Bupati Stef Sebut 2H2 Center Revolusi KIA Itu Urusan Kemanusiaan
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Acara launching program 2H2 Revolusi KIA Malaka, di Aula Kantor Bupati Malaka, Selasa (24/7/2018).

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM|BETUN--Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengemukakan Program 2H2 Center Revolusi KIA adalah urusan kemanusiaan yang melibatkan semua pihak tanpa terkecuali. Program ini harus menjadi komitmen bersama yang kuat dan kokoh dalam mendukung program pembangunan di wilayah masing-masing.

Demikian dikatakan Bupati Malaka pada acara Launching 2H2 Revolusi KIA Malaka di aula Kantor Bupati Malaka, Selasa (24/7/2018).

Bupati Stef yang juga Pencetus Revolusi KIA Provinsi NTT ini menjelaskan, program 2H2, artinya 2 hari sebelum melahirkan dan 2 hari setelah melahirkan. Seorang ibu yang secara kodrati mengalami fase ini harus diurus dengan baik sehingga tidak mengalami kematian.

"Inti dari program 2H2 center ini bahwa tidak boleh seorang ibu di kabupaten Malaka dalam menjalankan tugasnya secara kodrati seperti hamil, melahirkan dan menyusui harus meninggal. Akan tetapi sudah diurus sebelum, sedang dan sesudah melahirkan oleh tenaga kesehatan," kata mantan Kadis Kesehatan Provinsi NTT ini.

Orang nomor satu di Malaka ini melanjutkan, oleh karena diurus dengan baik makanya tidak boleh ada satu orang ibu pun di Kabupaten Malaka melahirkan di rumah.

"Saya tegaskan bahwa tidak boleh ada seorang ibu pun di Malaka ini yang melahirkan di rumah tapi hanya diperbolehkan di puskesmas dan di rumah sakit serta ditolong tenaga kesehatan yang kompeten. Sekali lagi, ini harus menjadi komitmen bersama," ungkapnya.

Bupati perdana Malaka ini mengetengahkan program 2H2 Center ini akan menjawab semua persoalan yang dihadapi sehubungan dengan masalah kesehatan ibu yang melahirkan. Karena semua fasilitas disediakan dipergunakan secara gratis.
Menurutnya, negara-negara maju sudah menggunakan metode seperti ini dan kita menerapkan di daerah kita.

Bupati Stefanus pun mengaku bahwa dengan adanya Program 2H2 Center Revolusi KIA ini angka kematian ibu dapat ditekan luar biasa, karena ibu -ibu sudah melahirkan di fasilitas kesehatan yang tepat.

"Saya sangat mengharapkan agar mulai hari ini kita semua bersepakat agar tidak boleh ada ibu yang melahirkan dan meninggal," katanya singkat.

Acara Launching 2H2 Center Revolusi KIA Malaka ini ditandai dengan penabuhan gong dan penandatangan kesepakatan dan komitmen oleh Sekda Malaka bersama elemen terkait.

Hadir pada acara ini Tim Pakar Kesehatan Kabupaten Malaka, Pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa, Kepala Puskesmas dan tenaga kesehatan lainnya. (*/kominfo malaka)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved