Berita Kabupaten Nagekeo

Laurensius Sebut Tambak Ikan Bandeng Bisa Hasilkan Uang

Laurensius Sara (61) merupakan satu di antara anggota Kelompok Budidaya Ikan Bandeng di tambak ikan Bandeng Aeramo, Kecamatan Aesesa

Laurensius Sebut Tambak Ikan Bandeng Bisa Hasilkan Uang
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Laurensius Sara (bertopi, baju biru) saat berada di lokasi Tambak Ikan Bandeng di Aeramo Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Senin (23/7/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY - Laurensius Sara (61) merupakan satu di antara anggota Kelompok Budidaya Ikan Bandeng (Pokdakan) "Samudra Indah" di tambak ikan Bandeng Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Laurensius Sara menekuni pekerjaannya sebagai pekerja tambak ikan sudah lama. Ia dan bersama anggota kelompok lainnya mendirikan Pokdakan yang diberinama "Samudra Indah".

Baca: PAN Calonkan 2 Mantan Bupati Manggarai ke DPR RI, Demokrat Dorong Mantan Wagub NTT

Kegiatan Pokdakan ini saling bergotong-royong dalam bekerja. Saling membantu dan tanpa pamrih. Semuanya selalu bersama.

Dengan cara kerja begitu meskipun berat namun sangat cepat diselesaikan jika dikerjakan bersama.

Bekerja ditambak ikan Bandeng sangat menguntungkan dari sisi finansial. Karena selama kurang lebih empat bulan sudah bisa panen dan sudah menikmati ikan Bandeng.

"Dengan usaha budidaya ikan Bandeng ditambak ini kami bisa hasilkan uang," ungkap Laurensius, kepada POS-KUPANG.COM, disela-sela kegiatan pengapuran ditambak ikan Bandeng, Senin (23/7/2018).

Laurensius mengatakan, jika mau hidup harus bekerja keras. Tidak ada yang mudah dalam hidup ini. Sebagai petani yang ingin hidup harus rajin bekerja.

"Kalau mau hidup ya harus bekerja. Kami kerjanya ini sudah. Karena memang kami sudah menjalani pekerjaan ini sudah puluhan tahun," papar Laurensius.

Ia mengaku, lokasi tambaknya yang berkisaran sekitar 500 meter persegi itu sudah sering panen dan sudah memproduksi banyak ikan bandeng. Baik dijual maupun dikonsumsi keluarga.

Ia mengatakan, lokasi itu dibagi dua bagian. Dalam satu tahun satu musimnya digunakan untuk tanam padi. Satu musimnya itu khusus budidaya ikan.

"Saya buat ini untuk tanam padi musim ini. Nanti musim berikutnya baru ikan Bandeng lagi. Yang khusus ikan itu sudah disebelah pondok," ujar Laurensius.

Ia mengaku ikan Bandeng sudah panen. Saat ini sementara masih menunggu bibit baru dan akan dibudidayakan lagi.

"Ini sisa saja. Karena yang lain sudah panen. Saya siapkan untuk tanam padi dulu. Nanti dimusim depan baru piara ikan lagi," ujar Laurensius. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help