Berita Kabupaten Sikka

Di Apel Perdana, Penjabat Bupati Sikka Sosialisasi Virus Rubella

Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka gencar melaukan sosialisasi virus Rubella atau campak Jerman kepada masyarakat di 21 kecamatan di Sikka

Di  Apel Perdana, Penjabat  Bupati  Sikka Sosialisasi  Virus Rubella
POS KUPANG/EU
Kepala Dinas Kesehatan Sikka, dr. Maria Bernadina Sada Nenu, MPH.

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM| MAUMERE-- Dinas Kesehatan Kabupaten  Sikka gencar melakukan sosialisasi  virus Rubella  atau campak Jerman kepada   masyarakat   di  21  kecamatan  di  Sikka,  Pulau  Flores.

“Apel  bendera   tadi  pagi   (Senin, red)  Penjabat Bupati Sikka   (Drs.Flori Mekeng)  membacakan surat edaran kampanye imunisasi campak Rubella,”   kata  Kepala Dinas Kesehatan Sikka, dr. Maria Bernadina Sada Nenu, MPH, kepada  POS-KUPANG.COM,  Senin (23/7/2018)  di Maumere.

Untuk  sosialisasi ini, kata  dr. Dina,  dilakukan  juga pemasangan baliho di  beberapa  lokasi strategis di dalam Kota Maumere.

 Penjabat  Bupati  Sikka  akan menyampaikan  surat edaran kepada para camat, pimpinan organisasi  pemerintahan  daerah  dan lembaga agama.

Data  Dinas  Kesehatan  Sikka  sampai akhir bulan Juni 2018  menyatakan sembilan orang anak di Sikka   positif terkena virus Rubella. Temuan  ini merujukan hasil pemeriksaan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya.

Kesembilan anak yang positif terkena Rubella, empat  orang berasal  dari Kecamatan Mego  dari  lima   orang yang diperiksa darah. Lima  orang  dari Kecamatan Doreng dari  lima orang yang diperiksa darahnya.

RubelIa disebabkan oleh virus,  kata  dr.Din,   cepat mati   terkena sinar ultraviolet, bahan kimia, bahan asam dan pemanasan. Rubela pada anak sering hanya menimbulkan gejala demam ringan atau bahkan tanpa gejala, sehingga sering tidak terlaporkan.

Rubela  menyerang wanita dewasa sering menimbulkan sakit sendi (arthritis atau arthralgia). Rubela pd wanita hamil terutama pada kehamilan trismester pertama dapat mengakibatkan keguguran atau bayi lahir dengan cacat bawaan yg disebut Congenital Rubella Syndrome (CRS).  (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved