Berita Regional

Suka Menghilang dari Rumah, Pria Ini Akhirnya Tewas Tertabrak

Seorang pria asal Boyolali dilaporkan tewas tertabrak kereta api Kalijaga jurusan Solo-Semarang di perlintasan kereta Kampung Bayan

Suka Menghilang dari Rumah, Pria Ini Akhirnya Tewas Tertabrak
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Ilustrasi kereta api 

POS-KUPANG.COM | SOLO - Seorang pria asal Boyolali dilaporkan tewas tertabrak kereta api Kalijaga jurusan Solo-Semarang di perlintasan kereta Kampung Bayan, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Sabtu ( 21/7/2018).

Jenazah Suprapto (35) alias Bengkong, warga Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali ditemukan tewas setelah menghilang dua pekan dari rumahnya.

"Korban ditemukan tewas dengan kondisi kepala tewas usai tertabrak kereta api Kalijaga tujuan Solo-Semarang," ujar Kasubag Humas Polresta Solo, AKP Yuliantara, Sabtu (21/7/2018).

Baca: Dapat Bantuan Kaki Palsu, Anak Mantan TKI Ini Bercita-cita Menjadi Guru

Yuliantara menyebutkan saksi yang mengetahui peristiwa itu menyebutkan korban menyeberang perlintasan kereta api dari Pasar Sambirejo menuju Kadipiro.

Tak dinyana dari arah utara, kata Yuliantara, melintas kereta api Kalijaga tujuan Semarang - Solo. Korban pada saat yang menyebrang tidak mengindahkan suara bel kereta sehingga korban tertabrak dan terlempar ke pinggir rel kereta api hingga langsung meninggal dunia.

Kepada polisi, keluarga menyebutkan korban memiliki riwayat gangguan jiwa. Usai diidentifikasi, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Suyanto, kakak korban menuturkan keluarga mengetahui peristiwa yang menimpa adiknya dari postingan netizen di media sosial. Ia dapat memastikan korban itu adiknya dari ciri baju yang digunakan korban.

"Setelah saya amati baju yang dikenakan korban mirip milik adik saya. Untuk memastikan saya langsung ke lokasi kejadian. Dan benar, jenazah itu adik saya," kata. Suyanto.

Suyanto mengatakan adik bungsunya ini kabur dari rumah setelah sarapan pagi. Tak hanya kali ini, korban acapkali meninggalkan rumah tanpa pamit.

"Sepekan kemarin korban juga sempat menghilang selama dua pekan dan ditemukan di kawasan Palang Joglo. Bahkan penah pergi sampai arah Kota Boyolali terus dihantarkan pak polisi kerumah," jelas Suyanto. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved