Berita Pendidikan Ngada

Mantap! PDB SMAN 2 Bajawa Dibekali Ilmu Jurnalistik

Para siswa diperkenalkan dengan berbagai ilmu jurnalistik sejak dini dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Mantap! PDB SMAN 2 Bajawa Dibekali Ilmu Jurnalistik
ISTIMEWA

Selain memperkenalkan dasar-dasar jurnalistik, Djomba juga menekankan pentingnya ilmu jurnalistik di sekolah yang ditandai dengan aktivitas mading dan penerbitan majalah sekolah yang didukung melalui kegiatan eskul.

Baca: Tinggalkan Konsep Princes, Orang Kupang Suka Pernikahan Bertema Rustic

Djomba mengatakan dengan bermedia banyak manfaatnya bagi siswa, seperti mengembangkan bakat menulis siswa, wahana bagi siswa menyalur aspirasi melalui tulisan, sebagai media komunikasi dalam komunitas sekolah, mengembangkan kepekaan siswa pada berbagai masalah di lingkungannya, tempat siswa belajar berorganisasi dan berdemokrasi secara bermartabat, serta media promosi sekolah.

Siswa juga diperkenalkan aktivitas jurnalistik di era digital yang semakin melibatkan banyak orang dari berbagai profesi atau semua orang.

Maka muncul istilah citizen journalisme, yakni orang-orang yang ikut menyebarkan informasi secara mandiri.

Semua orang bisa memproduksi dan menyebarluaskan informasi dengan mudah melalui jejaring media sosial.

Pegiatnya lebih banyak anak-anak muda, termasuk pelajar. Itu sebabnya para siswa perlu memahami proses jurnalistik sejak dini, dan mereka harus paham standar memproduksi berita yang baik yang layak dipublikasikan. "Jadi ketika siswa belajar ilmu jurnalistik, mereka tahu bagaimana menyaring dan memilah informasi-informasi yang diterima. Dapat menguji apakah informasi yang beredar dapat dipertanggungjawabkan atau hanya sekadar berita bohong atau Hoax," papar Eman Djomba.

Eman Djomba juga mengajak siswa-siswi untuk rajin membaca. Karena agak sulit bagi seseorang memulai menulis tanpa membaca.

Bacalah buku ataupun artikel lainnya sehingga bisa menunjang pengetahuan. Dengan membaca bisa mengenal dan mengetahui banyak hal didunia luar.

Selain memperkenalkan jurnalistik, dalam sesi itu, Eman Djomba mengajak siswa untuk menulis cepat.
Dua karya tulis terbaik diberikan hadiah masing-masing buku

Antologi Puisi `Pulang ke Rinduku' karya Emanuel Djomba. Dua siswa yang karya terbaik itu yakni Maria Afrida Odje dan Yanuarius Ture.

Baca: Tangisan Airmata Saat ‪Alumni 1996 SMP Katolik Imaculata Gelar Reuni Akbar

Halaman
123
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved