Berita Kota Kupang

Meski Kembalikan Motor dan HP, Pelaku Penipuan TKW Asal SoE Tetap Diproses Hukum

Lukas Martin Soares (24) alias Rizky, pelaku penipuan kepada Yuliana Tefa (21) seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Soe Kabupaten TTS

Meski Kembalikan Motor dan HP, Pelaku Penipuan TKW Asal SoE Tetap Diproses Hukum
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Yuliana Tefa (21) mengenakan kaos merah, korban penipuan yang dilakukan pacarnya Rizky saat usai memberi keterangan di Mapolsek Kelapa Lima Polres Kupang Kota. 

Namun, setelah diberi uang sejumlah Rp 10 juta dan sebuah HP Samsung, Rizky kemudian mengantarkan Yohana ke indekost lain pada hari Minggu.

Setelah mendapatkan uang itu, Rizky bersama seorang perempuan yang mengaku mantan pacarnya mencoba untuk membujuk dan mengirim Yohana untuk kembali bekerja di Bali, dan tidak seperti rencana awal yaitu mengantarkan Yohana ke kampung halamannya.

Yohana yang menceritakan pengalamannya pada beberapa tetangga kost akhirnya dianjurkan untuk membuat laporan polisi atas kasus penipuan yang membelitnya itu. Bersama seorang kerabatnya, mereka melaporkan kejadian itu ke Polsek Kelapa Lima Polres Kupang Kota pada Selasa (17/7/2018) pagi.

Yohana mengaku, awal perkenalannya dengan Rizky terjadi saat Rizky menelepon dirinya tujuh bulan lalu.

"Itu dari nomor nyasar. Aku tanya siapa, dia mengaku namanya Rizky dari Timor Leste. Katanya dapat nomor dari teman aku," curhat Yohana.

Tanpa bertemu muka, mereka akhirnya sepakat untuk menjalin hubungan asmara. Ketika ia mengutarakan niatnya untuk pulang ke kampung halamannya, Rizky yang berinisiatif untuk menjemputnya.

Rizky juga, lanjut Yohana, pernah ia kirimi uang sejumlah Rp 5 juta sebelum kejadian ini. "Bukti pengiriman uangnya ada kaka," ungkapnya.

Menurut Nona Niko (20) perempuan yang mengaku sebagai mantan pacarnya Rizky, uang yang diterima mereka sudah dibelajakan. "Uang Rp 10 juta itu sudah pake untuk beli motor Suzuki Smash sejumlah Rp 5.4 juta, untuk HP Samsung sebesar Rp 1juta lebih," ungkapnya.

Seorang kerabat yang tidak mau dituliskan namanya saat mengantar Yohana ke Polsek Kelapa Lima mengatakan, mereka berharap uang yang telah diambil itu dikembalikan, karena itu uang hasil jerih payah selama bekerja di negeri orang. "Itu hasil keringat adik Yohana, kasihan kalau ditipu seperti ini," ungkapnya. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved