Berita Sumba Timur

1.415 Bacaleg Daratan Sumba Ikut Ujian Psikotes Kesehatan Rohani di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu

Sebanyak 1.415 orang bakal calon legislatif (Bacaleg) dari empat kabupaten mengikuti ujian Psikotes

1.415 Bacaleg Daratan Sumba Ikut Ujian Psikotes Kesehatan Rohani di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Para Bacaleg sedang mengikuti ujian Psikotes kesehatan Kerohanian.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Sebanyak 1.415 orang bakal calon legislatif (Bacaleg) dari empat kabupaten sedaratan Sumba yakni Kabupaten Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Bacaleg dari Kabupaten Sumba Barat Daya mengikuti ujian Psikotes kesehatan jiwa kerohanian di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu.

Ujian psikotes tersebut berlansung selama tiga hari, dimulai sejak tanggal 20-21 Juli 2018 dan 23 Juli 2018 dan bertempat di gedung Kampus Unkriswina Sumba di Waingapu.

Direktur RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, Dokter Lely Harakay, M.,Kes kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (21/7/2018) menjelaskan total keseluruhan peserta dari empat wilayah Kabupaten Sumba berdasarkan data dari masing-masing KPU sebanyak 1.415 orang Bacaleg dengan rincian Kabupaten Sumba Timur sebanyak 390 orang Bacaleg, Sumba Tengah 269 orang, Sumba Barat 296 orang dan Sumba Barat Daya sebanyak 505 orang Bacaleng.

Kata Dokter Lely jumlah soal yang diberikan kepada masing-masing Bacaleg untuk menjawab dalam ujian tersebut sebanyak 566 soal.

"Jadi belum ada hasilnya siapa yang lulus dan siapa yang tidak, karena soalnya sebanyak 566 soal. Dokternya juga harus periksa dulu satu persatu, nanti hasilnya setelah jadi baru kami kasih ke KPU masing-masing baru KPU laporkan," jelas Dokter Lely.

Dokter Lely juga mengatakan, tidak tahu apakah semua Bacaleg mengikuti ujian Psikotes tersebut sesuai dengan target dari jumlah itu. Pada intinya pihaknya sudah menyediahkan fasilitas.

"Kalau ada Baceleg yang tidak mau datang untuk memanfaat ikut ujian selama tiga hari ini yang kami sediahkan, maka silahkan cari sendiri ujianya ke Kupang atau ke Denpasar,"ungkap Dokter Lely.

Kata Dokter Lely, karena dokternya juga akan mau melayani di Kabupaten Malaka, Alor dan di sejumlah tempat lainya, karena dokter specialis kejiwaan di NTT hanya empat orang yang PNS cuma 2 orang jadi harus keliling se-NTT.

Dokter Lely juga mengatakan, dokter yang memberikan ujian psikotes kesehatan kerohanian tersebut adalah dokter spesialis Jiwa, Dokter Dikson A.Legoh, Sp.,KJ, dibantu oleh dua dokter umum dari RSUD Umbu Rara Meha yakni dokter Lely Harakay, M.Kes dan Dokter umum, Silfriani Njurumana. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved