Berita Manggarai Timur

Soal Nelayan Hilang di Borong, Keluarga Marselinus dan Yusril Ambil Langkah Hukum

Keluarga Marselinus Risman Cimpa (13) dan Yusril Isak Mahendra (15) akhirnya mengambil langkah hukum.

Soal Nelayan Hilang di Borong, Keluarga Marselinus dan Yusril  Ambil Langkah Hukum
POS KUPANG/ARIS NINU
Keluarga Marselinus dan Yusril mendatang Polsek Borong

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM|BORONG--Keluarga Marselinus Risman Cimpa (13) dan Yusril Isak Mahendra (15) akhirnya mengambil langkah hukum.

Keluarga Marselinus dan Yusril meminta aparat Polsek Borong melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana yang dilakukan Indra Rusmin.

Keluarga menduga Indra bertanggungjawab atas hilangnya keluarga mereka saat melaut.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Jumat 20 Juli 2018, Pisces dan Leo Pentingkan Keluarga, Zodiak Lain?

Baca: Kabar Gembira, 16 Lowongan Kerja Dengan Deadline Waktu 22 Juli Sampai 6 Agustus 2018

"Kami menduga ada perbuatan kejahatan dibalik peristiwa hilangnya dua orang korban saat pergi melaut. Oleh karena itu kami minta Polisi untuk selidiki dan diproses secara hukum,"kata perwakilan keluarga korban, Yuvens Labur, saat ditemui POS-KUPANG.COM di Borong,Jumat (20/7/2018) pagi.

Yuven mengaku pihak keluarga telah mendatangi Kantor Polsek Borong, Kamis (19/7/2018) siang guna menuntut proses hukum atas hilangnya Marselinus dan Yusril.

"Pemerintah secara resmi sudah menyampaikan kepada kelurga korban terkait proses pencarian dua orang yang pergi melaut lalu belum ditemukan.Tetapi keluarga berharap, agar anggota keluarganya bisa ditemukan.Harapan yang dirindukan keluarga Marselinus dan Yusril masih hidup,"kata Yuvens.

Ia menegaskan,peristiwa hilang Marselinus dan Yusril harus ada pihak yang bertanggungjawab.

‪"Dalam peristiwa ini ada tiga orang yang pergi ke laut. Satu orang bernama, Indra Rusmin (23), itu yang selamat dengan posisi masih diatas perahu. Dua korban yang masih hilang ini.Indra yang mengajak Marselinus dan Yusril pergi melaut. Indra yang mengajak maka itu ia bertanggungjawab.Indra selamat lalu Indra juga tidak ijin ke orangtua saat melaut bersama Marselinus dan Yusril.Apalagi mereka ini bukan nelayan dan masih anak-anak. Anehnya, dia sendiri yang selamat dengan posisi masih diatas perahu,"ujar Yuvens.

Baca: Seperti Apa Sih Rumah Mewah Ahok Yang Akan Berpindah Tangan ke Veronika Tan?

Baca: Apa Saja Yang Ada di Dalam Rumah Menteri Kelautan Dan Perikanan Susi Pudjiastuti?

Atas persoalan itu,tutur Yuvens,semua keluarga korban, menduga adanya indikasi pembunuhan berencana dalam peristiwa ini. Bisa saja dua orang ini dibunuh atau dibiarkan tenggelam di laut.

"Selain Indra yang harus bertanggung jawab atas peristiwa itu.Ada juga ada pihak lain yang turut membantu menghidupkan mesin perahu dari pantai menuju tengah laut.

‪Informasinya sebelum mereka berangkat, dua korban ini diajak dan dirayu dengan nasi bungkus. Saat itu korban ini masih main bola dengan teman lain. Saat mereka mau berangat, ada orang lain yang hidupkan mesin perahu. Karena si Indra ini tidak tahu menghidupkan mesih,"tutur Yuvens.

Baca: Catat Ya, Jangan Lakukan 4 Hal Ini Pada Organ Intim, Karena Kamu Akan Menyesal

Baca: Tips Menarik Soal Waktu Yang Tepat Untuk Berintim Dengan Pasangan Berdasarkan Usiamu

Yuvens mengatakan,saat ke Polsek Borong keluarga didampingi Siti Jubahi,ibu Yusril dan Ester Adut,ibu Marselinus datang ke kantor Polsek Borong guna secara resmi meminta aparat polisi, menyelidiki kasus ini dan diproses secara hukum.

Pasalnya, ada indikasi kejahatan dalam peristiwa itu dan kuat dugaan ada pembunuhan berencana.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved