Berita Manggarai Timur

Keluarga Indra Berlindung ke Polsek Borong

Keluarga Indra Rusmin, nelayan asal Borong yang mengajak Yusril dan Marselinus pergi melaut lalu belum ditemukan mengungsi sementara.

Keluarga Indra Berlindung ke Polsek Borong
POS KUPANG/ARIS NINU
Indra Rusmin,nelayan Borong yang ditemukan di Pulau Ende

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM|BORONG--Keluarga Indra Rusmin,nelayan asal Borong yang mengajak Yusril dan Marselinus pergi melaut lalu belum ditemukan mengungsi sementara di Kantor Polsek Borong.

Keluarga Indra ke Polsek Borong takut ada protes dari keluarga Yusril dan Marselinus.

Pasalnya,Yusril dan Marselinus belum berhasil ditemukanm tim pencari.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Jumat 20 Juli 2018, Pisces dan Leo Pentingkan Keluarga, Zodiak Lain?

Baca: Kabar Gembira, 16 Lowongan Kerja Dengan Deadline Waktu 22 Juli Sampai 6 Agustus 2018

Orang tua dari Indra Rusmin, Gunawan Muslim dan Ani Maloko, yang ditemui POS-KUPANG.COM di Mapolsek Borong mengaku,kini mereka tinggal di Kantor Polsek Borong.Alasanya, bukan karena untuk jadi jaminan tapi untuk minta perlindungan.

"Kami takut kelurga dari Yusril dan Marselinus bertindak anarkis.

‪Kami takut sasaran amarah dari pihak keluarga. Oleh karena itu kami sudah berapa hari tinggal di Polsek untuk minta perlindungan. Kami tidak tahu apa-apa soal ini. Kami juga tidak tahu kalau anak kami si Indra ini membawa dengan Yusril dan Marselinus pergi melaut,"ujar Gunawan.

Ia mengungkapkan,saat pergi melaut Indra sebelumnya sempat meminta perahu.

"Saya tidak ijinkan karena Indra bukan juragan perahu. Ternyata larangan dari saya itu tidak digubris dan Indra sehingga ia pergi melaut," kata Gunawan.

Baca: Masih Bingung Membedakan 7 Member Ganteng BTS, Lihat Ciri Khas Mereka

Baca: Tips Menarik Soal Waktu Yang Tepat Untuk Berintim Dengan Pasangan Berdasarkan Usiamu

Ia pun membeberkan, kalau dirinya juga tidak mengetahui siapa yang menghidupkan mesin saat pergi dan juga tidak tahu saat melaut bersama Yusril dan Marselinus.

‪"Itu perahu milik saya dan juragan perahu bukan anak saya si Indra itu. Juragan orang lain dan dia sudah minta berhenti. Semua cincin di perahu itu sudah dikasih keluar oleh si juragan. Kami berharap dua korban ini bisa ditemukan, walaupun dari Basarnas sudah berhenti melakukan pencarian. Kami juga berdoa, dua korban ini tetap masih selamat,"papar Gunawan.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help