Berita Sikka

Gerakan Seniman Mengajar Datangi Tiga Kelurahan di Kota Maumere. Ini yang Dibuat

Gerakan seniman mengajar melibatkan 60 orang murid SD, pelajar SMP, SMA dan pemuda putus sekolah. Di Kelurahan Madawat diadakan pelatihan seni

Gerakan Seniman Mengajar  Datangi   Tiga Kelurahan di Kota Maumere. Ini yang Dibuat
pos kupang.com, eugenius moa
Minszenti Arnoldus, seniman mendongeng dalam pembukaan seniman mengajar di Aula Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sikka di Kota Maumere,Pulau Flores, Jumat (20/7/2018). 

Laporan Wartawan  Pos-kupang.com, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Terobosan  berbeda dilakukan  Dinas  Pariwisata dan  Kebudayaan Sikka   mengembangkan dan  membina kesenian di  Sikka, Pulau  Flores.  Gerakan  seniman  mengajar,  para  seniman  mendatangi  tiga kluster di tiga kelurahan, Jumat  (20-26/7/2018).

Gerakan  seniman mengajar melibatkan 60 orang murid SD, pelajar SMP,  SMA dan pemuda putus sekolah. Di  Kelurahan Madawat  diadakan  pelatihan seni  lukis melibatkan  21 peserta, seni mendongeng  di Kelurahan Kota Uneng  diikuti 19  peserta dan seni musik  tradisional di  Kelurahan Wairotang  dihadiri  20  peserta.

“Modelnya  gerakan seniman mengajar dalam bentuk  pelatihan seni teori dan  praktek,”  kata  Indah Parera, penyelenggara  seniman  mengajar  kepada  POS-KUPANG.COM,  pada pembukaan di  Aula  Dinas Periwisata dan Kebudayaan  Sikka, Jumat (20/7/2018)  siang.

Seniman  mengajar  melibatkan seniman  Minszenti Arnoldus untuk  seni  mendongeng,  Aris Ngama, dan Servinus Nurak untuk seni musik  tradisional.  Oswaldus  Siga, dan  Dedy  Poling untuk seni  rupa.

Indah mengakui seniman di Sikka  belum  bisa  hidup  dari  karya  yang dihasilkannya seperti di  Jawa dan  Bali.  Namun  ancaman itu bukan hal yang mematikan, kenyataannya masih  ada nafas kehidupan  kebudayaan atau  kesenian yang berdenyut.

Gerakan seniman mengajar  dalam kluster   kata  Indah, untuk mendorong seniman berbagi ilmu dan pengalaman kepada masyarakat terutama generasi muda yang punya bakat seni.  Seniman menjalani  kerjasama meningkatkan  kualitas ekspresi seni  dan penguatan budaya  daerah.  Seniman mengajar  juga dapat   menciptakan  iklim yang kondusif  memacu  respon masyarakat sekitar tempat latihan.( *)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved