Berita Undana Kupang

Anton Porat Tulis Buku Vertikalitas Otak dan Peringkat Humanitas Manusia. Ini Keistimewaannya

Porat Antonius M.A menjelaskan, isi buku tersebut antara lain bagaimana manusia berpikir dan berperilaku hingga mencapai

Anton Porat Tulis  Buku Vertikalitas Otak dan Peringkat Humanitas Manusia. Ini Keistimewaannya
POS KUPANG/GECIO VIANA
Suasana bedah buku Vertikalitas Otak dan Peringkat Humanitas Manusia di Hotel Sahid T-More Kupang, Jumat (20/7/2018). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Program Studi (Prodi) Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Undana Kupang menyelenggarakan seminar nasional bedah draf buku berjudul Vertikalitas Otak dan Peringkat Humanitas Manusia di ruang Kelimutu Hotel Sahid T-More Kupang, Jumat (20/7/2018).

Buku tersebut merupakan karya dosen Undana, Drs. Porat Antonius M.A. Hadir sebagai pembicara dalam bedah buku tersebut adalah Prof. Feliks Tans, M.Ed., Ph.D, Dr. Bertha Sry Eko Murtiningsih M, M.Si dan Dr. Yustinus S Ruman, S.Fil, M.Si. Acara seminar bedah buku dipandu Dr. Marsel Robot.

Porat Antonius M.A menjelaskan, isi buku tersebut antara lain bagaimana manusia berpikir dan berperilaku hingga mencapai kesuksesan.

Dia menulis buku tersebut dalam waktu tiga bulan. Sebelum dicetak dia memandang perlu mengundang para ahli untuk membedah sehingga lebih baik isi dan kemasannya bagi pembaca.

Prof. Feliks Tans mendapatkan kesempatan pertama membahas buku tersebut. Dia melukiskan buku tersebut sebagai mahakarya Drs. Porat Antonius yang sangat bagus untuk dibaca dan dikaji.

Nara sumber bedah buku Vertikalitas Otak dan Peringkat Humanitas Manusia di Hotel Sahid T-More Kupang, Jumat (20/7/2018).
Nara sumber bedah buku Vertikalitas Otak dan Peringkat Humanitas Manusia di Hotel Sahid T-More Kupang, Jumat (20/7/2018). (POS KUPANG/GECIO VIANA)

Feliks Tans menjelaskan bagaimana manusia memanfaatkan otak guna menghasilkan sebuah karya ilmiah yang baik serta pengaruh otak dan perilaku di mana lingkungan manusia itu berada.

Dr. Bertha Sry Eko Murtiningsih M, M.Si mengkaji draf buku tersebut dari perspektif Ilmu Komunikasi. Bertha menyebut buku tersebut sangat bagus untuk bahan refleksi melihat lebih dalam kategori manusia. "Apakah kita masih pada tataran manusia homo sapiens atau sudah sampai pada homo deus," katanya.

Dia mengulas dari aspek substansi, manfaat, kelebihan dan keterbatasan dari buku karya Anton Porat itu serta rekomendasi untuk perbaikan.

"Jika dari perspektif komunikasi buku tersebut mengambarkan bagaimana situasi struktur otak lalu bagaimana kita memaksimalkan kapasitas otak itu dan apa yang kita lakukan ini akan mempengaruhi relasi kita baik secara intra personal maupun dalam konteks relasi yang transendental," ungkapnya

"Ketika kita mampu memaksimalkan kapasitas otak kita dengan baik dan benar akan mempengaruhi relasi kita dengan orang lain," tambah Dr. Bertha.

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Putra
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help