Berita Kabupaten Ende

Bupati Marsel Bilang Kependudukan Jadi Masalah Bersama

Masalah kependudukan dan keluarga Berencana dijadikan sebagai masalah bersama, maka semua persoalan tersebut diatas dapat teratasi.

Bupati Marsel Bilang Kependudukan Jadi Masalah Bersama
Pos Kupang/Servan Mammilianus
RAPAT - Bupati Ende, Ir Marsel Petu saat memasuki ruangan guna menggelar rapat tertutup bersama Gubernur NTT menjelang RUPS 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM|ENDE--Masalah kependudukan dan keluarga Berencana dijadikan sebagai masalah bersama, maka semua persoalan tersebut diatas dapat teratasi.

Hanya dengan kolaborasi peran yang harmonis melalui program dan strategi yang dibangun maka Program kampung KB guna mewujudkan desa unggul berwawasan kependudukan.

Menurut Marsel, apa yang kita cita-citakan seperti menurunkan laju pertumbuhan penduduk, menurunkan angka kelahiran total, kematian ibu, meningkatkan kualitas dan harapan lainnya, tidak sekedar angan-angan melainkan akan membawa hasil yang nyata.

Hal tersebut dikatakan Bupati Ende, Marsel Petu'>Ir Marsel Petu saat meresmikan kampong KB di Desa Zia dan Desa Mboabhenga, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Kamis (19/7/2018).

“Saya bersama Wakil Bupati tidak menginginkan laju pertumbuhan ekonomi yang kini sedang giat-giatnya kita bangun akan menjadi sia-sia karena tidak diimbangi dengan pengendalian pertumbuhan penduduk dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu program Kependudukan dan Keluarga Berencana harus kita tangani secara serius agar tidak terjadi ledakan penduduk di masa yang akan datang,” kata Bupati Marsel.

Dikatakan pencanangan kampung KB yang dilaksanakan dimaksudkan untuk menggerakan kembali program kependudukan dan Keluarga Berencana, agar manfaat KB dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat terutama yang berada di wilayah miskin padat penduduk, tertinggal, terpencil dan wilayah nelayan.

Di sisi lain pelaksanaan program ini lebih terfokus kepada masyarakat kurang mampu dan masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap fasilitas kesehatan.

Disamping itu keberhasilan program KB sangat erat kaitannya dengan penurunan angka kemiskinan.

“Jumlah anak yang banyak menimbulkan persoalan tersendiri bagi orang tua untuk mempersiapkan pendidikan yang layak dan kebutuhan hidup lainnya, karena harus dipahami bersama bahwa keluarga merupakan peletak dasar bagi pembentukan karakter seseorang.  Pendidikan yang diperoleh anak-anak dari orang tua sangat menentukan kehidupan sosialnya di tengah-tengah masyarakat,”ujarnya.

Program Kampung KB dilaksanakan guna mendukung percepatan pencapaian sasaran program kependudukan keluarga Berencana dan Pemberdayaan keluarga, serta dalam rangka mendukung tercapainya Visi kabupaten Ende 2014-2019 yaitu

“Mewujudkan Karateristik Kabupaten Ende Dengan Membangun Dari Desa dan Kelurahan Menuju Masyarakat Mandiri, Sejahtera dan Berkeadilan”

“Pada kesempatan yang berahmat ini, saya bersama Wakil Bupati l mengharapkan kepada pemerintah Kecamatan, Desa dan kelurahan serta masyarakat agar terlibat aktif mendukung penuh kesuksesan Kampung KB. Kembangkanlah kerjasama antar lintas sektor, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan organisasi kemasyarakatan agar program ini semakin memasyarakat,” ujarnya. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help