Berita Kabupaten Ende

Bupati Ende: Kampung KB Bentuk Intervensi Pemerintah Untuk Pembangunan Kependudukan

Pemerintah menyadari bahwa Program Pencanangan Kampung KB ini akan mempermudah upaya pemerintah mewujudkan masyarakat yang semakin sejahtera

Bupati Ende: Kampung KB Bentuk Intervensi Pemerintah Untuk Pembangunan Kependudukan
Pos Kupang/Romualdus Pius
Bupati Ende, Ir, Marsel Petu

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM|ENDE--Kegiatan pencanangan Kampung KB hari ini, sebagai salah satu bentuk intervensi Pemerintah bagi percepatan pembangunan Kependudukan dan keluarga Berencana dari Tingkat Pusat hingga daerah.

Hal tersebut dikatakan Bupati Ende, Ir Marsel Petu saat meresmikan kampong KB di Desa Zia dan Desa Mboabhenga, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Kamis (19/7/2018).

Dikatakannya,  pemerintah menyadari bahwa Program Pencanangan Kampung KB ini akan mempermudah upaya pemerintah mewujudkan masyarakat yang semakin sejahtera, sehingga pada kegiatan ini keterlibatan dan partisipasi aktif masyarakat menjadi hal yang terpenting, karena muara akhir dari kegiatan ini adalah kepentingan masyarakat itu sendiri dalam hal ini keluarga.

Harus dipahami bersama bahwa pembangunan keluarga sebagai dasar pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana, tidak hanya pada masalah pembangunan keluarga berencana dan keluarga sejahtera saja, namun juga menyangkut pengendalian penduduk, sehingga kunci utama keberhasilan program pencanangan Kampung KB ini sangat tergantung dari keterlibatan masyarakat.

Salah satu penyebab pertumbuhan penduduk yang pesat disebabkan angka kelahiran yang masih tinggi. Tingkat kelahiran yang tinggi ini, selain menjadi sumber kemiskinan juga akan menghambat pertubuhan ekonomi.

Dampak dari kondisi ini akan meningkatkan beban pemerintah dalam penyediaan pemenuhan kebutuhan dasar penduduk, seperti penyediaan pangan, sandang, papan, sarana pra sarana kesehatan, pendidikan, lapangan kerja dan lainnya.

Hal lain yang hendaknya menjadi perhatian seluruh komponen masyarakat adalah adanya kasus kematian ibu pada saat hamil, melahirkan dan nifas serta kematian bayi.

Gambaran tersebut tentunya sangat memprihatinkan bagi kelangsungan pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat.

Kondisi seperti ini tidak mungkin kita biarkan terjadi secara terus menenerus. Tetapi ini semua butuh kepedulian kita bagi kepentingan bangsa dan negara khususnya Kabupaten Ende,ujar Bupati Marsel. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help