Opini Pos Kupang

Begini Harapan bagi Para Pemimpin Terpilih di Nusa Tenggara Timur

Menyampaikan sebuah harapan untuk pemimpin NTT yang sudah sepatutnya diperhatikan dan harus diwujudkan

Begini Harapan bagi Para Pemimpin Terpilih di Nusa Tenggara Timur
POS KUPANG/PETRUS PITER
Viktor Laiskodat berorasi saat acara deklarasi paket Victory-JOSS di lapangan Manda Elu, Kabupaten Sumba Barat, Rabu (24/1/2018) 

Oleh : Mario Djegho
Anggota GMNI Cabang Kupang

POS-KUPANG.COM - Perhelatan pilkada serentak 2018 telah usai. Hal tersebut ditandai oleh hasil perhitungan suara oleh KPU yang secara langsung mengumumkan para pemimpin terpilih yang lahir dari rahim demokrasi.

Terlepas dari kemungkinan penggugatan beberapa sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi, NTT kini tengah bersiap untuk bergerak ke arah perubahan yang lebih baik lewat para nahkoda baru.

Entah perubahan seperti apa yang bakal terjadi, semua pihak harus mengamini bahwa tidak ada yang tidak berubah di dunia ini kecuali perubahan itu sendiri.

Berangkat dari realitas tersebut maka penulis ingin menyampaikan sebuah harapan terbesar yang sudah sepatutnya diperhatikan dan harus diwujudkan oleh para pemimpin terpilih yang katanya siap melayani sebagai pelayan terbaik bagi masyarakat NTT.

Masih membekas dalam benak semua masyarakat NTT tentang kasus Adelina Sau, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal NTT yang meninggal dunia akibat disiksa majikannya di Malaysia.

Kasus Adelina menambah daftar panjang kasus TKI asal NTT yang meninggal di tanah orang demi mencari rezeki untuk kehidupan yang lebih baik. Ironisnya, beberapa TKI dalam daftar tersebut dinyatakan ilegal karena terjerumus ke dalam genggaman para mafia human trafficking.

Data yang dilansir Pos Kupang (Selasa, 27 Februari 2018) menyatakan bahwa dari tahun 2013 hingga 2017 terdapat 193 kasus meninggalnya TKI asal NTT dimana 154 kasus kematian tersebut menimpa TKI yang berstatus illegal.

Hal tersebut menyiratkan sebuah kemunduran peran pemerintah dan masyarakat dalam membina, mengawasi, dan menyediakan lapangan kerja bagi sesama saudara kita di tanah Flobamora yang terkemas rapi dalam potret buram pembangunan.

Kasus TKI sebenarnya bukan isu baru bagi semua pihak. Rentetan problematika yang menimpa para pahlawan devisa negara tersebut sudah menjadi headline utama dalam konsumsi berita masyarakat NTT. Mirisnya, substansi kasus tersebut hampir sepenuhnya berkaitan erat dengan kasus human trafficking yang marak mewarnai suka duka dunia ketenagakerjaan di bumi NTT.

Halaman
1234
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved