Berita TTS

Ini Alasan Partai Hanura dan Golkar Mendaftarkan Calegnya pada Hari Terakhir

Partai Hanura dan Partai Golkar Kabupaten TTS baru mendaftarkan calon legislatifnya di hari terakhir pendaftaran.

Ini Alasan Partai Hanura dan Golkar Mendaftarkan Calegnya pada Hari Terakhir
pos kupang.com, dion kota
Suasana pendaftaran caleg Hanura di kantor KPU Kabupaten TTS 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE – Partai Hanura dan Partai Golkar Kabupaten TTS baru mendaftarkan calon legislatifnya di hari terakhir pendaftaran.

Ketua DPD Partai Hanura Kabupaten TTS, Marthen Tualaka mengatakan, Partai Hanura baru mendaftarkan Calegnya di hari terakhir pendaftaran karena kesulitan dalam mengupload data ke sistem informasi pencalonan (Silon). Pasalnya, kantor sekertariat Partai Hanura belum terjangkau dengan jaringan internet sehingga hanya mengandalkan hot spot.

" Kita terkendala dengan jaringan internet untuk mengupload data kita ke sistem silon. Setelah berproses berhari-hari, hari Minggu kemarin baru bisa diup load sehingga di hari terakhir baru bisa daftarkan," ungkapnya.

Ketika disinggung terkait figur perempuan dan persyaratan surat sehat rohani dan bebas narkoba, Marthen mengatakan, ‎persyaratan tersebut tidak menjadi kendala.

" Kalau soal persyaratan pendaftaran tidak menjadi kendala. Kita hanya terkendala dengan jaringan," bebernya.

Selain Partai Hanura, Partai yang juga mendaftar di hari terakhir pendaftaran adalah partai Golkar. Sekertaris DPD II Partai Golkar, Yoksam Benu mengatakan, Partai Golkar baru mendaftar di hari terakhir pendaftaran karena proses perekrutan dan penetapan bakal Caleg dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat DPD II, DPD I hingga DPP Partai Golkar.

Daftar nama bakal Caleg baru dikeluarkan DPP Partai Golkar secara serentak pada 15 Juli. Selain itu, mundurnya salah satu bakal caleg perempuan di dapil V juga menjadi kendala Partai Golkar dalam melakukan pendaftaran bakal Caleg ke KPU Kabupaten TTS.

" Proses perekrutan dan penetapan bakal Caleg dari partai Golkar melewati beberapa tahapan sebelum akhirnya dikeluarkan oleh DPP Golkar. Kita juga mengalami sedkit kendala di dapil V karena salah satu bakal Caleg kita yang berstatus guru honor memundurkan diri karena ingin mengikuti seleksi CPNSD tahun ini. Sehingga harus diganti dengan bakal Caleg cadanfan," jelasnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved