Berita Sumba Barat

Bupati Sumba Barat Borong Sayur Petani Rp 48 Juta

Bupati Sumba Barat Niga Dapa Wole memborong sayur milik petani seharga Rp 48 juta dari 48 bedeng sayur milik kelompok tani Jemaat GKS Hupumada

Bupati Sumba Barat Borong Sayur Petani Rp 48 Juta
pos kupang.com, petrus piter
Bupati Sumba Barat Niga Dapa Wole sedang memanen perdana sayur. 

Laporan POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU-----Untuk memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat Sumba Barat, Bupati Sumba Barat Niga Dapa Wole memborong sayur mili petani seharga Rp 48 juta dari 48 bedeng sayur milik kelompok tani Jemaat GKS Hupumada, di Kecamatan Wanokaka.

Niga membeli sayur tersebut saat melakujan panen perdana milik petani jemaat GKS Hupumada, Senin (16/7/2018).

Niga saat memanen perdana sayur tersebut mengetakan dia membeli sayur sebanyak itu untuk memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat petani lainya di Sumba Barat.

Menurut bupati Niga, bahwa panen sayur di tengah kekeringan berkepanjangan oleh petani jemaat Hupumada adalah sebuah contoh bagus dan harus diikuti oleh masyarakat lain karena area bantara sungai selama ini sangat sedikit dimanfaatkan warga untuk membudidayakan sayuran.

Bupati Niga juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Komunitas Radio Max Waingapu yang telah membantu masyarakat dengan menyewakan alat Pompa Barsha dan juga membantu membimbing petani setempat mulai dari proses penanaman hingga panen.

Sementara itu Direktur Komunitas Radio Max Waingapu Heinrich Dengi kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (17/7/2018) mengatakan, pihaknya mendampingi petani setempat di jemaat GKS Hupumada dengan skema pemakaian pompa barsha tersebut bukan gratis melainkan dengan sewa.

Kata Dengi, hal tersebut untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para petani untuk bekerja serius membudidayakan sayuran.

Dikatakan Dengi pmpa barsha tersebut produksi oleh Aqysta Belanda dan mampu memompa air 30 ribu liter setiap hari, tanpa menggunakan BBM fosil. Dan dilokasi itu baru dimanfaatkan 10 ribu liter air, sementara 20 ribu liter air lainya belum dimanfaatkan.

Dengi juga mengatakan, pompa barsha tersebut juga mampu memompa air secara vertikal setinggi 20 meter dan horisontal sejauh 2 kilometer dari lokasi pompa barsha ditempatkan. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help