Berita TTS

Obed Naitboho Bungkam Soal Gugutannya Ke MK dan Caleg DPRD NTT

Obed enggan berkomentar terkait langkah hukum yang diambilnya pasca kalah dalam Pilbup TTS 27 Juni lalu

Obed Naitboho Bungkam Soal Gugutannya Ke MK dan Caleg DPRD NTT
pos kupang.com, dion kota
Obed Naitboho ‎foto bersama awak media di lapangan Puspenmas

 Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE – Calon bupati TTS yang juga wakil bupati TTS, Obed Naitboho Bungkam ketika dikonfirmasi terkait materi gugutan sengketa Pilbup TTS yang diajukannya ke Makamah Konstitusi ( MK).

Obed enggan berkomentar terkait langkah hukum yang diambilnya pasca kalah dalam Pilbup TTS 27 Juni lalu tersebut.

" Saya tidak mau komentar soal itu. Nanti semuanya akan terungkap saat sidang di MK. Jadi tunggu saja. Kita ajukan gugutan ke MK untuk mencari kebenaran dan keadilan. Jadi kita menunggu hasilnya,"ungkap Obed singkat.

Berdasarkan salinan permohonan sengketa hasil Pilbup TTS yang diterima pos kupang, ada delapan item pokok permohonan dugaan pelanggaran yang diajukan paket Naitboho - Kase.

Pertama, Jadwal Pleno kabupaten yang tidak sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Kedua, pendistribusian logistik surat suara yang tidak sesuai peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2018. Ketiga, tidak terdapat formulir C1 plano yang diterima oleh saksi pemohon. Keempat, pelaksaan pleno tingkat kabupaten yang terpaksa di skors beberapa kali karena kotak suara tercecer.

Kelima, adanya selisih DPT antara DPT yang diumumkan KPPS dan DPT yang ditetapkan oleh KPU Propinsi NTT. Keenam, di TPS 1 Kelurahan Kota Soe terdapat tiga orang pemilih yang masuk dalam DPPH, tetapi menyalurkan hak suara tanpa menggunakan model A4-KWK.

Ketujuh, adanya pengelembungan suara di desa Sono, Kecamatan Amanatun Utara dan kedelapan, ditemukannya banyak pemilih yang tidak termaksud dalam DPT diakomudir tanpa menggunakan formulir model A.Tb-KWK sesuai PKPU Nomor 8 Tahun 2018.

Ketika disinggung langkah politik selanjutnya untuk maju sebagai calon legislatif DPRD NTT dari partai NasDem, Obed juga enggan menanggapi pertanyaan tersebut. Ia mengaku, saat ini masih fokus menunggu hasil gugutannya ke MK. Soal maju sebagai Caleg DPRD NTT, Obed memilih no coment.

" Kita tunggu hasil MK dulu baru tentukan langkah selanjutnya. Jadi kalau soal itu saya juga belum mau komentar," ujarnya singkat.

Informasi yang dihimpun pos kupang, Obed Naitboho akan maju sebagai Caleg DPRD NTT dari partai NasDem nomor urut 1 wilayah NTT delapan.

Terpisah, Bupati terpilih, Epy Tahun yang dimintai komentarnya terkait gugutan Paket Naitboho - Kase ke MK mengatakan, tidak terganggu dengan gugutan tersebut. Dirinya menegaskan, pengajuan gugutan secara hukum merupakan hak semua warga negara.

Epy hanya sedikit menyinggung terkait salah satu materi gugutan yang diajukan paket Naitboho - Kase yaitu, pengelembungan suara di desa Sono. Ia mengatakan, dalam format C-KWK sudah ditandatangani oleh anggota KPPS dan juga para saksi termaksud saksi dari Naitboho - Kase. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved