Berita Kabupaten Ende

Bulog Ende Siap Terima Beras Petani Setempat

Pasokan beras dari para petani setempat tidak terlalu banyak hingga pertengahan tahun 2018 Bulog Ende

Bulog Ende Siap Terima Beras Petani Setempat
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Stefanus Kurniawan 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM|ENDE--Bulog Sub Divre Ende siap menerima beras para petani setempat atau petani yang ada di wilayah Kabupaten Ende.

Sejauh ini pasokan beras dari para petani setempat tidak terlalu banyak hingga pertengahan tahun 2018 Bulog Ende telah menerima beras dari petani setempat sebanyak 4 ton.

Kepala Bulog Sub Divre Ende, Stefanus Kurniawan mengatakan hal itu kepada Pos Kupang, Senin (16/7/2018) ketika dikonfirmasi mengenai penerimaan beras oleh Bulog Ende.

Stefanus mengatakan bahwa sejauh ini beras yang didatangkan oleh Bulog Ende kebanyakan berasal dari luar daerah baik dari Sulawesi atapun Jawa. Hal ini dikarenakan para petani setempat tidak mampu memenuhi permintaan stok oleh Bulog Ende.

Menurut Stefanus keberadaan beras dari para petani setempat kebanyakan untuk kosumsi sendiri jarang untuk dipasarkan dan kalaupun dipasarkan jumlahnya sangat minim sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan Bulog.

“Stok yang dibutuhkan oleh Bulog sangatlah banyak mencapai ratusan ton hal itu tidak mampu dipenuhi oleh para petani setempat maka untuk memenuhi berbagai kebutuhan warga maupu ASN di Kabupaten Ende Bulog mendatangkan beras dari luar daerah,” kata Stefanus.

Stefanus mengatakan pihaknya memaklumi bahwa produksi beras di Kabupaten Ende kecil karena lahan untuk sawah juga tidak terlalu luas jika dibandingkan dengan di daerah Jawa atau Sulawesi sehingga dengan demikian produksi berasnyapun tidak terlalu banyak.

Hal lainnya juga ujar Stefanus para petani juga enggan menjual beras ke Bulog dengan asalan bahwa harga yang ditetapkan dibawah harga pasar yakni Rp 9 ribu perkilo sedangkan harga pasaran sebesar Rp 10 ribu.

“Para petani tentu akan lebih menjual ke pasar karena memang harganya lebih tinggi dibandingkan dengan Bulog.” kata Stefanus.

Terkait dengan harga yang lebih rendah Stefanus mengatakan bahwa hal itu sudah menjadi ketentuan dari pemerintah bukan kebijakan Bulog Ende.

“Jadi harga yang ditentukan oleh pemerintah kami mengikutinya kami tentu tidak mungkin membeli beras diluar harga yang telah ditentukan oleh pemerintah,” kata Stefanus.(*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved