Berita Kabupaten Ende

Kepala Bulog Sub Divre Ende: Beras Untuk Bencana Alam Di Ende Tinggal 18 Ton

Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk menanggulangi bencana alam di Kabupaten Ende yang ada di Gudang Dolog Ende saat ini tingggal 18 ton

Kepala Bulog Sub Divre Ende: Beras Untuk Bencana Alam Di Ende Tinggal 18 Ton
POS KUPANG/FRANS KROWIN
Para buruh sedang memidahkan beras dari gudang bulog ke atas kendaraan, Selasa (3/7/2018).

Laporan Reporter Pos Kupang.Com,Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM|ENDE---Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk menanggulangi bencana alam di Kabupaten Ende yang ada di Gudang Dolog Ende saat ini tingggal 18 ton dari 100 ton yang dipersiapkan oleh Bulog untuk menanggulangi bencana alam yang terjadi di Kabupaten Ende selama tahun 2018.

Kepala Bulog Sub Divre Ende, Stefanus Kurniawan mengatakan hal itu kepada Pos Kupang, Jumat (13/7/2018) ketika dikonfirmasi mengenai stok CBP di Gudang Bulog Ende.

Stefanus mengatakan bahwa sesuai dengan aturan yang berlaku bahwa CBP guna menanggulangi bencana alam yang terjadi di Kabupaten Ende selama tahun 2018 pemerintah meminta Bulog untuk menyiapkan beras sebanyak 100 ton dan hal itu telah dilakukan oleh Bulog Ende.

Namun demikian saat ini stok beras CBP yang ada di gudang Bulog Ende tinggal 18 ton untuk menanggulangi bencana alam yang terjadi selama tahun 2018.

Meskipun tinggal 18 ton saja ujar Stefanus masyarakat di daerah itu tidak perlu kuatir karena apabila terjadi bencana alam maka selain akan dibantu dengan beras yang ada di Bulog Ende sesuai dengan permintaan Pemkab Ende namun juga akan dibantu oleh Pemrop NTT.

“Kewenangan Pemda untuk CBP sebanyak 100 ton namun apabila terjadi bencana alam dalam skala besar maka akan dibantu dengan CBP dari Pemerintah Provinsi yang jumlah lebih banyak yakni 200 ton,”kata Stefanus.

Bantuan dari CPB Pemerintah Propinsi NTT akan diturunkan apabila CBP yang menjadi kewenangan Pemda Kabupaten Ende telah habis terserap,ujar Stefanus.

Sedangkan soal realisasi beras rastra yang dulunya dikenal dengan beras raskin telah mencapai 82 persen disalurkan kepada masyarakat di daerah itu dengan perincian untuk triwulan pertama Januari hingga Maret sebanyak 733.680 kg dan triwulan kedua sebanyak 444.360 kg serta total sebanyak 1.178.040 kg.

Stefanus mengatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada para kepala desa di Kabupaten Ende yang dengan cepat mengambil jatah rastra untuk dibagikan kepada masyarakat.

Namun demikian pihaknya mengharapkan bagi para kepala desa yang belum mengambil jatah rastra agar segera mengambilnya agar segera dibagikan kepada masyarakat di daerah itu yang membutuhkannya.

Stefanus mengatakan penyaluran beras rastra kali ini memang cepat terealisasi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Mungkin karena pemberian rastra dilakukan secara gratis sehingga masyarakat dengan cepat mengambilnya,” kata Stefanus. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help