Berita Nagekeo

Kasus Politik Uang Sudah Lengkap dan Sudah Dikirim ke JPU

Kasus politik uang yang pelakunya adalah Dionisius Nuwa Wea berkasnya sudah lengkap P 21.

Kasus Politik Uang Sudah Lengkap dan Sudah Dikirim ke JPU
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Kapolres Ngada, AKBP Firman Affandi, S.I.K

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Kapolres Ngada, AKBP Firman Affandi, S.I.K, melalui Kanit Pidum Polres Ngada, Bripka Yuliardi Sinambela mengatakan, kasus politik uang yang pelakunya adalah Dionisius Nuwa Wea berkasnya sudah lengkap P 21.

"Kasus politik uang yang terjadi di Desa Waewolo Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo itu sudah P 21 dan kami melengkapi berkas beberapa hari yang lalu. Yang bersangkutan ditahan di Polres Ngada di sel tahanan Polres Ngada sejak tanggal 5 Juli 2018 dan penyidikan 14 Hari sudah harus dilakukan p21 terhadap kasus tersebut," ungkap Bripka Yuliardi.

Bripka Yuliardi mengaku, pembahasan di Sentra Gakkumdu pada Panwaslu Kabupaten Nagekeo didapati bukti dan unsur yang memenuhi pasal yang disangkakan tindak pidana politik uang dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo 2018.

Bripka Yuliardi menyebutkan, sanksi diatur dalam UU 10/2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, serta Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

UU Nomor 10 Tahun 2016 dimana Pasal 187 setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada warga negara Indonesia baik secara langsung ataupun tidak langsung untuk mempengaruhi pemilih agar tidak menggunakan hak pilih, menggunakan hak pilih dengan cara tertentu sehingga suara menjadi tidak sah, memilih calon tertentu, atau tidak memilih calon tertentu sebagaimana dimaksud pada Pasal 73 Ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 36 (tiga puluh enam) bulan dan paling lama 72 (tujuh puluh dua) bulan dan denda paling sedikit Rp 200.000.000 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 1.000.000.000 (satu miliar rupiah).

"Kami sudah kirimkan berkasnya ke JPU karena sudah lengkap," ungkap Bripka Yuliardi.(*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved