Berita Kota Kupang

Jelang 17 Agustus, Pedagang Jual Umbul-umbul dan Bendera

Setiap tahun, masyarakat Indonesia selalu merayakan hari kemerdekaan yang jatuh pada tanggal 17 Agustus.

Jelang 17 Agustus, Pedagang Jual Umbul-umbul dan Bendera
POS KUPANG/THOMMY MBENU
Umbul-umbul, bendera, dan beberapa atribut lainnya yang dijual Ian Sofian di Jalan Frans Seda, Kupang, Sabtu (14/7/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Setiap tahun, masyarakat Indonesia selalu merayakan hari kemerdekaan yang jatuh pada tanggal 17 Agustus.

Meski belum sampai pada tanggal dan bulan tersebut, para pedagang sudah menjual aneka umbul-umbul.

Selain umbul-umbul, mereka juga menjual bendera, benir, becrol, ketupat, dan ceplok (bendera kecil untuk dipasangkan di mobil).

Semua atribut yang dijual memiliki ukuran dan model yang berbeda-beda sehingga hargannya pun berbeda.

" Kayak umbul-umbul ada beberapa model, bendera juga ada beberapa ukuran, becrol juga demikian," ungkap Ian Sofian, salah seorang penjual yang ditemui Pos Kupang di Jalan Frans Seda, Kupang, Sabtu (14/7/2018) siang.

Ian mengatakan, ia menjual atribut tersebut sejak tahun 2009 di seluruh pulau Flores, dan baru pada tahun 2014 jual di Pulau Timor.

" Kalau di Kupang baru sekitar tahun 2014. Kita ada sekitar 21 orang yang jual umbul-umbul. Mereka ada yang jual di Atambua, Kefamenanu, Sabu, dan Rote" katanya.

Ian menjelaskan, harga bacrol dipatok mulai dari Rp. 250 sampai Rp. 400 ribu, harga bendera mulai dari Rp. 20 sampai 40 ribu, harga umbul-umbul mulai dari Rp. 20 sampai 25 ribu.

Sedangkan harga banir mulai dari Rp. 35 sampai 40 ribu, dan harga ketupat mulai dari Rp. 15 ribu, serta harga ceplok mulai dari Rp. 5 ribu.

Ian mengungkapkan, modal yang dipakai untuk menjual umbul-umbul dan bendera serta beberapa atribut lainnya sekitar Rp. 160 an juta.

" Dari modal sebanyak itu, kalau semuanya terjual, maka keuntungan yang didapat bisa mencapai 50 persen," ungkapnya.

Ian mengatakan, suda sudah lama menjual atribut tersebut hampir diseluruh wilayah Indonesia, sehingga untuk saat ini giliran ia bersama dengan teman-temannya menjual di NTT. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved