Berita Malaka

DPRD Malaka Dorong Pemprov NTT Tuntaskan Jalan Nurobo-Umasakaer

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka mendorong Pemerintah Provinsi NTT agar menuntaskan pekerjaan jalan poros tengah

DPRD Malaka Dorong Pemprov NTT Tuntaskan Jalan Nurobo-Umasakaer
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Inilah kondisi ruas jalan Nurobo-Umasakaer di wilayah Kabupaten Malaka. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM| BETUN--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka mendorong Pemerintah Provinsi NTT agar menuntaskan pekerjaan jalan poros tengah Nurobo-Umasakaer.

Pasalnya, ruas jalan ini sudah rusak parah bertahun-tahun. Ruas jalan ini melintasi di daerah kantong produksi dan banyak permukiman masyarakat.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malaka, Petrus Teiseran kepada Pos Kupang.Com, Sabtu (14/7/2018).

Menurut Dodi Teiseran, demikian ia disapa, DPRD Malaka komisi III telah melakukan rapat kerja dengan mitra di pemerintah pekan lalu untuk membahas status jalan yang ada di Kabupaten Malaka.

Dari hasil pembahasan tersebut ditemukan masalah kerusakan jalan di Kabupaten Malaka yang masih banyak adalah jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi seperti ruas jalan Nurobo-Umasakaer.

Atas kondisi itu, DPRD Malaka mendorong pemerintah provinsi untuk menuntaskan pekerjaan jalan tersebut dalam tahun anggaran yang tidak terlalu lama.

Apalagi, salah satu komitmen gubernur dan wakil gubernur NTT terpilih adalah menuntaskan masalah infrastruktur.

"Kita dorong pemerintah provinsi supaya jalan Nurobo-Umasakaer ini harus segara dituntaskan. Kalau anggaran memungkinan kita minta tahun ini kasih tuntas saja," kata Dodi.

Menurut Dodi, ruas jalan Nurobo-Umasakaer yang masih kondisi rusak berat sekitar 26 kilometer. Jika kebijakan anggaran untuk mengerjakan jalan ini satu atau dua kilometer setiap tahun, maka dibutuhkan waktu 20 tahun untuk bisa tuntas.

Untuk diketahui, ruas jalan Nurobo-Umasakaer ini melintasi di tiga wilayah kecamatan yakni, Kecamatan Sasitamean, Io Kufeu dan Laenmanen. Sepanjang ruas jalan ini banyak terdapat permukiman masyarakat. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help