Berita Ende

Terbawa Arus Laut Warga Borong Terdampar di Pulau Ende

Nelayan asal Borong, Kabupaten Manggarai Timur yang sempat hilang terbawa arus laut ditemukan oleh nelayan di Kecamatan Pulau Ende, Jumat

Terbawa Arus Laut Warga Borong Terdampar di Pulau Ende
pos kupang.com, aris ninu
keluarga tiga nelayan di Kelurahan Kota Ndora,Borong 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE—Nelayan asal Borong, Kabupaten Manggarai Timur yang sempat hilang terbawa arus laut ditemukan oleh nelayan di Kecamatan Pulau Ende, Jumat (13/7/2018).

Kapolsek Ende, Ipda Pua Hamid yang dikonfirmasi Pos Kupang mengatakan bahwa nelayan atas nama Indra Rusmin ditemukan oleh nelayan di Kecamatan Pulau Ende pada saat yang bersangkutan terombang-ambing arus laut di dekat Pulau Ende.
Sesuai informasi yang diterima dari korban ujar Kapolsek Pua Hamid mengatakan bahwa ketiganya nelayan asal Borong yang sedang mencari ikan di Borong namun demikian perahu yang mereka tumpangi mengalami kerusakan karena mesinnya mati sehingga tidak bisa berjalan.

Akibatnya perahu mereka terbawa ombak hingga ke arah Maumbawa, Kabupaten Ngada.

Saat di Maumbawa ujar Kapolsek Pua Hamid tiga orang nelayan loncat dari perahu untuk berenang menuju daratan namun demikian korban atas nama Indra Rusmin yang kini ditemukan di Pulau Ende merasa tidak kuat berenang dia kembali ke perahu miliknya sedangkan temannya dua orang atas nama, Yusril dan Ris nasibnya tidak diketahui.

Ketika kembali di perahu ujar Kapolsek Pua Hamid, perahunya terus terbawa arus hingga ke arah Kecamatan Pulau Ende hingga ditemukan oleh nelayan di Pulau Ende yang lantas membawanya menuju ke daratan. “Perahu milik korban lalu ditarik bersama korban menuju ke daratan di Desa Redodori, Kecamatan Pulau Ende,”kata Kapolsek Pua Hamid.

Tiba di darat ujar Kapolsek Pua, korban lalu diantar warga menuju ke Polsek Kecamatan Pulau Ende.

Menurut Kapolsek Pua, saat ini korban dalam kondisi sehat dan masih menjalani pemeriksaan oleh polisi guna mendalami keberadaan kedua temannya yang masih hilang. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved