Opini Pos Kupang

Imunisasi: Program Gratis Tapi Tidak Murahan

Hiruk-pikuk kampanye Pilkada sudah akan berakhir segera. Spanduk dan baliho para kandidat sudah saatnya diturunkan

Imunisasi: Program Gratis Tapi Tidak Murahan
Kompas/Bahana Patria Gupta
ilustrasi 

Oleh Ermi Ndoen
Anggota Forum Academia NTT

POS-KUPANG.COM - Nusa Tenggara Timur (NTT) dan beberapa daerah di Indonesia baru selesai melaksanakan Pilkada serentak untuk memilih para pemimpinnya.

NTT akhirnya memiliki Gubernur dan wakilnya yang baru dengan didampingi oleh 10 bupati dan wakilnya di kabupaten terpilih masing-masing.

Hiruk-pikuk kampanye Pilkada sudah akan berakhir segera. Spanduk dan baliho para kandidat sudah saatnya diturunkan. Ini adalah saat yang tepat untuk memulai kampanye baru.

Kampanye imunisasi massal Campak (Measles) dan Rubella atau imunisasi MR. Inilah saatnya semua spanduk dan baliho para peserta Pilkada digantikan spanduk dan baliho yang berbunyi "Lindungilah buah hati kita dari ancaman penyakit campak dan rubella. Bawalah anak kita untuk mendapatkan Imunisasi MR secara Gratis di Pos Imunisasi terdekat."

Pada bulan Agustus dan September 2018 nanti seluruh anak di Nusa Tenggara Timur dan anak-anak Indonesia lainnya yang berumur sembilan (9) bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun akan mendapatkan imunisasi Campak (Measles) -Rubella (MR) secara gratis.

Imunisasi MR ini bertujuan melindungi anak-anak NTT dan anak Indonesia lainnya dari ancaman virus campak yang dapat menyebabkan kematian. Mereka juga akan terlindungi dari ancaman virus Rubella.

Penyakit rubella biasanya merupakan penyakit ringan pada anak tidak menyebabkan kematian, namun sangat berbahaya bagi wanita hamil. Virus Rubella ini jika menginfeksi ibu hamil pada trisemester awal (tiga bulan) akan memberi dampak yang fatal bagi anak dalam kandungannya.

Bayi yang diserang virus rubella dalam kandungan ibunya berisiko untuk mengalami kelainan pada jantung, kerusakan jaringan otak, katarak mata, ketulian dan keterlambatan perkembangan. Kedua penyakit ini belum ada obatnya dan hanya bisa dicegah dengan imunisasi MR.

Saat ini, ada sekitar 70 juta anak Indonesia yang akan mendapat Imunisasi MR. Fase pertama dilaksanakan pada tahun 2017. Ada 35 juta anak di Pulau Jawa sudah mendapatkan imunisasi MR saat itu.

Halaman
1234
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved