Berita Sumba Timur

Sebanyak 1001 Ekor Kuda Sandelwood Menyisiri Padang Savana Walakiri

Sebanyak 1001 ekor Kuda sandelwood menyisiri padang dan lemba bukit savana Walakiri di Kelurahan Watumbaka

Sebanyak 1001 Ekor Kuda Sandelwood Menyisiri Padang Savana Walakiri
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Kuda-Kuda sedang ditunggang saat mengikuti parade 1001 ekor kuda.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Sebanyak 1001 ekor Kuda sandelwood menyisiri padang dan lemba bukit savana Walakiri di Kelurahan Watumbaka Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur dalam kegiatan Parade 1001 ekor kuda Sandelwood, Kamis (12/7/2018) sore.

Sebelumnya kuda-kuda itu dilepas oleh Deputi Bidang Pengembangan, Pemasaran Pariwisata 1 Kementerian Pariwisata Prof. Dr.I Gede Pitana, didampingi Kadis Pariwisata NTT Marius Ardu Jelamu, Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora, dan Ketua DPRD Sumba Timur Palulu Pambundu Ndima.

Saat kuda melintas di padang savana Walakiri tersebut tanpak teriakan pekikan khas Sumba Timur oleh penunggang kuda kayaka Kakalla'ku.

Kuda-kuda itu dibagi dalam lima belas kelompok dari lima kecamatan yakni tiga kelompok dari Kecamatan Haharu sebagai kelompok pertama, tiga kelompok dari kecamatan Kanatang diurutan kedua, lalu diikuti tiga kelompok dari kecamatan Kota, tiga kelompok dari kecamatan Kambera dan diakhiri tiga kelompok dari kecamatan Pandawai.

Tanpak para penunggang kuda juga menggunakan kostum pesona Indonesia dipadu dengan kain tenun ikat Sumba dan fi kepala berikatkan selempang Sumba. Sementara kuda-kuda juga dihiasi kain Sumba

Tampak teriakan dan tepuk tangan yang meriah pulah dari para tamu undangan dan masyarakat saat kuda melintas bahakan ada tamu undangan yang meloncat kegirangan.

Kuda-kuda itu melintasi padang savana Walakiri sejauh 2,8 kilometer dan finish di pantai Walakiri. Di pantai Walakiri kuda-kuda sandelwood itu melintasi di garis pantai sejauh 500 meter dan finish di panggung utama yang berada di sebelah timur dari pantai itu. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help