Berita Sumba Timur

Kadis Pariwisata NTT Sebut Parade Kuda Sandelwood Merupakan Branding Terkuat

Parade 1001 Ekor Kuda dan Festival Tenun Ikat Sumba merupakan salah satu branding terkuat dari pulau Sumba, NTT dan Brending untuk Indonesia.

Kadis Pariwisata NTT Sebut Parade Kuda Sandelwood Merupakan Branding Terkuat
POS KUPANG/PETRUS PITER
Warga Sumba antusias mengikuti Parade 1001 kuda Sandelwood, Kamis (6/7/2017)lalu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----- Kadis Pariwisata Propinsi NTT, Marius Ardi Jelamu mengatakan Parade 1001 Ekor Kuda dan Festival Tenun Ikat Sumba merupakan salah satu branding terkuat dari pulau Sumba, NTT dan untuk Indonesia.

Marius menyampaikan itu saat memberikan sekapur sirih pada acara gala dinner kegiatan Parade 1001 ekor kuda Sandelwood dan Festival tenun Ikat yang berlansung di Rujab Bupati Sumba Timur, Rabu (11/7/2018) malam.

Marius mengatakan, festival tenun ikat dan parade 1001 ekor kuda sandelwood ini dapat menjadi trending topik di mana-mana seperti yang telah dilakukan di Sumba Barat dan bahkan Sumba Timur lebih lagi.

Kata dia, ke depan pemerintah akan memperbanyak festival dan selalu memperbaiki koreografinya. "Jadi disentuh dengan berbagai kreativitas dan inovasi," ujarnya.

"Harapan kepada Pemkab sedaratan Sumba dan masyarakat Sumba harus betul-betul menjaga keramahan, keamanan, kebersihan, menjaga budaya dan sebagainya.  Apalagi Sumba adalah pulau  terindah menurut majalah Focus Jerman dan juga memiliki hotel terbaik  Nihi Watu di Sumba Barat," kata Marius.

Marius juga mengatakan untuk mendukung pariwisata di Sumba, Pemerintah Provinsi NTT mengharapkan maskapai penerbangan bisa membuka penerbangan dari Labuan Bajo-Waingapu dan Labuan Bajo-Tambolaka sehingga para wisatawan mempersingkat perjalanan tidak harus ke Kupang lagi.

Kata dia, dalam waktu dekat akan dibuka penerbangan Batik Air dari Surabaya ke Labuan Bajo, sementara yang sudah ada penerbangan dengan rute Kupang-Makassar dan Kupang-Lombok.

Marius mengatakan, dari tahun ke tahun kunjungan wisata domestik maupun mancanegara  ke NTT semakin meningkat baik melalui darat, laut dan terutama melalui udara, sehingga perlu diantisipasi.

Marius  mengatakan, Provinsi NTT  sudah memiliki dua bandara internasional yakni Bandara Komodo di Labuan Bajo dan El Tari Kupang.  Sementara janji Kementerian Pariwisata begitu sudah selesai perpanjangan bandara di Komodo akan dibuka bandara internasional.

"Sehingga kita mengharapkan di tiga pulau besar ini ada punya bandara Internasional masing-masing dan sudah sangat cocok untuk Pulau Sumba itu di Tambolaka Sumba Barat Daya. Sehingga maskapai dari luar negeri memiliki tiga alternatif bandara itu," ujarnya.

Marius mengharapkan agar  pemerintah pusat merespon. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved