Berita Regional

Kesal Anaknya Tak Diterima Sekolah, Puluhan Orangtua Murid Segel SMAN 4 Kupang

Marah dan emosi karena anaknya tidak diterima sekolah, puluhan orangtua murid lakukan segel sekolah di SMAN 4 Kupang.

Kesal Anaknya Tak Diterima Sekolah, Puluhan Orangtua Murid Segel SMAN 4 Kupang
net
ilustrasi 

POS-KUPANG.COM - Marah dan Emosi karena anaknya tidak diterima sekolah, puluhan orangtua murid lakukan segel sekolah di SMAN 4 Kupang, Rabu (10/7/2018).

Loryna Andy, salah satu orangtua murid kepada POS-KUPANG.COM, mengatakan sejak tadi pagi mereka datang ke sekolah untuk bertemu dengan kepala sekolah dan ketua panitia, namun tidak menjumpai mereka.

"Tadi kami datang dengan orang Kanwil PK namanya Pak Benyamin untuk bertemu dengan kepala sekolah, tapi tidak ada. Tadi ada sejumlah guru tapi begitu lihat kami datang, mereka langsung pergi," kata Loryna.

Baca: Benarkah Marianus Sae Terima Uang Dari 2 Kontraktor Ini Selama 7 Tahun?

Baca: Siswi SMK Tewas Karena Depresi Usai Disetubuhi Pacar, Temannya Ungkap Hal Ini

Loryna mengatakan, jika kepala sekolah dan ketua panitia terus menghindari mereka maka mereka akan menyegel sekolah. "Orangtua sudah segel sekolah ini, sudah pagar," kata Loryna.

Lebih jauh Loryna mengatakan, beberapa waktu lalu, sejumlah orangtua murid bertemu dengan DPRD, Kanwil PK dan Ombudsman NTT untuk menyampaikan permasalahan mereka.

Persoalan yang disampaikan, kata Loryna yakni pertama, ada anak-anak yang namanya keluar di online tapi pengumuman di sekolah namanya tidak ada. 

Baca: Banyak Tikus Dirumahmu? Usir Dengan 3 Cara Efektif Ini

Baca: Nikahi Gadis Belia, Pangeran Arab Usia 61 Tahun Ini Beri Mahar Setengah Triliun, Ini Alasannya

kedua, ada anak-anak yang namanya tidak ada di online, tapi di papan sekolah ada namanya.

Ketiga, Kata Loryn, anak-anak yang tinggal di wilayah Oesapa di pinggir sekolah SMAN 4 Kupang, tidak diterima masuk di sekolah itu.

"Kami yang tinggal di pinggir sekolah di Oesapa, anak kami tidak diterima di SMAN 4 Kupang, lalu kami menghadap ke DPRD dan Kanwil PK juga OMbudsman NTT. Lalu mereka minta waktu 2 hari untuk rapat dan kemarin pihak kanwil sudah tempel nama-nama anak yang bisa bersekolah," kata Loryn yang adalah salah satu Paralegal LBH APIK NTT ini.

Baca: Tips Menarik Soal Waktu Yang Tepat Untuk Berintim Dengan Pasangan Berdasarkan Usiamu

Baca: Sakit Saat Berhubungan Intim, Ini 4 Penyebabnya Dan Cara Mengatasinya.

Loryn mengatakan, tadi pagi sejumlah orangtua ke kanwil dan bersama pihak kanwil, Benyamin, untuk datang ke SMAN 4 Kupang namun tak menjumpai kepala sekolah dan ketua panitia.

"Maksud kedatangan kami untuk meminta penjelasan dan kordinasi bagaimana kelanjutan anak-anak kami. Tapi kepala sekolah dan ketua panitia tidak ada. Ada teman guru yang menelepon Pak Kepala sekolah tapi tidak diangkat," kata Loryn. (*)

Penulis: OMDSMY Novemy Leo
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved