Berita Labuan Bajo

Kasus 1.435 Liter Sopi Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

Polres Manggarai Barat sudah melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus 1.435 liter sopi kepada Kejari Labuan Bajo, setelah berkas lengkap

Kasus 1.435 Liter Sopi Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan
pos kupang.com, robert ropo
-barang bukti berupa sopi yang dilimpahkan dari polisi ke kejaksaan. 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM, LABUAN BAJO| Pihak kepolisian di Polres Manggarai Barat (Mabar), sudah melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus 1.435 liter sopi kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuan Bajo, setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P21.

Dengan demikian proses hukum selanjutnya terhadap kasus itu menjadi tugas dari Kejari Labuan Bajo.

Kapolres Mabar, AKBP Julisa Kusumowardono, SIK kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (11/7/2018) menyampaikan bahwa pelimpahan tahap dua itu dilakukan pada Hari Selasa (10/7/2018).

Baca: Selfie Berujung Maut, 7 Orang Tewas Secara Tragis Karena Melakukan Gaya Selfie Begini

Baca: Sakit Saat Berhubungan Intim, Ini 4 Penyebabnya Dan Cara Mengatasinya.

"Penyidik Satnarkoba Polres Mabar sudah melimpahkan penanganan tersangka dan barang bukti peredaran miras tradisional sopi sebanyak 1.435 liter kepada Kejari Labuan Bajo karena sudah dinyatakan lengkap atau P21," kata Julisa.

Sebelumnya diberitakan, Kepolisian dari Polres Manggarai Barat (Mabar) menyita minuman keras
(Miras) jenis sopi di Desa Nanga Kantor Barat, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Kamis (12/4/2018).

Sopi yang disita itu sebanyak 1,4 ton yang diisi dalam 41 buah jerigen. Setiap jerigen berukuran 35 liter. Sopi itu hendak dibawa ke Bima-NTB menggunakan perahu motor. Diduga untuk dijual lagi di NTB.

Baca: Banyak Tikus Dirumahmu? Usir Dengan 3 Cara Efektif Ini

Baca: Aktor Tua Bintang Film Panas Asal Jepang Ungkap Rahasia Ketangguhannya

Selain 1,4 ton sopi, polisi juga mengamankan tiga orang warga di dalam perahu motor tersebut berinisial H, M dan B.

Kapolres Mabar, AKBP Julisa Kusumowardono, SIK saat itu mengimbau warga Mabar untuk segera melapor ke pihaknya bila mengetahui adanya produksi atau peredaran Miras di daerah itu. (*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved