Berita Belu

Ini yang Dilakukan TNI-Polri bagi Warga Perbatasan Menyosong HUT Kemerdekaan RI

TNI dan Polri membagikan 30 lembar bendera merah putih dan 20 gambar burung garuda.

Ini yang Dilakukan TNI-Polri bagi Warga Perbatasan Menyosong HUT Kemerdekaan RI
pos kupang.com, teni jenahas
-Prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY Pos Asumanu bersama polisi membagikan bendera dan gambar burung garuda kepada warga Asumanu, Rabu (11/7/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, ATAMBUA---Menyambut Hari Ulang Tahun kemerdekaan ke 73 Republik Indonesia, Prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY Pos Asumanu bersama Pospol Asumanu, Babinsa Asumanu dan Babinkamtibmas Asumanu membagikan Bendera Merah Putih dan gambar Burung Garuda Pancasila kepada warga Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu.

Kegiatan yang dilakukan Rabu (11/7/208) itu melibatkan TNI-Polri sebagai bentuk kekompakan dan menjaga soliditas TNI-Polri yang sama-sama bertugas di wilayah perbatasan.

Danpos Asumanu Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY, Sertu Nicky Andreas Prakameng mengatakan, pembagian bendera ini bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta tanah air, memupuk rasa persatuan dan kesatuan sebagai warga Bangsa Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, TNI dan Polri membagikan 30 lembar bendera merah putih dan 20 gambar burung garuda.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danpos Asumanu, Sertu Nicky Andreas Prakameng bersama Praka Feri Andrian, Pratu Ira Daud Hama, Kapospol Asumanu, Sam Ihim, Babinkamtibmas Asumanu, Brigpol Jose Martins, Babinsa Asumanu, Koptu Fernando Soares.

Mereka bergerak dari Pos Asumanu Satgas Pamtas RI-RDTL menuju rumah-rumah warga lalu membagikan bendera dan gambar guruda dari rumah ke rumah.

TNI dan Polri juga menyampaikan kepada warga Desa Asuamanu agar bendera yang dibagikan itu bisa dipasang di depan rumah masing-masing sebelum tanggal 17 Agustus.

Warga Dusun Leomanehat, Desa Asumanu Leo Naratahan mengatakan, sebagai warga mereka senang bisa mendapatkan bendera yang baru sehingga bisa menggantikan bendera lama yang sudah lusuh dan tidak layak dipasang lagi.

Sementara Kapospol Asumanu, Sam Ihim mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas mengisi kemerdekaan sembari menghormati jasa-jasa pahlawan Indonesia.

Sam Ihim mengharapkan kepada masyarakat di perbatasan agar sama-sama menjaga situasi keamanan dan menghormati kebhinnekaan agar masyarakat NTT, khususnya masyarakat Desa Asumanu tetap dalam kondisi aman dan kondusif.

Masyarakat diharapkan agar tidak mudah terprovokasi dengan kepentingan sekelompok orang yang ingin memecah belahkan bangsa Indonesia. (*).

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved