Berita Sikka

Penolakan Tidak Digubris, Proyek Puskesmas Kopeta Jalan Terus

Penolakan pengelola TK Negeri Pembina Maumere terhadap proyek pembangunan Puskesmas Kopeta, Kelurahan Kota Uneng,Alok, tidak digubris

Penolakan Tidak Digubris, Proyek Puskesmas Kopeta Jalan Terus
pos kupang.com, eugenius moa
Lokasi Proyek Puskesmas Kopeta di Jalan El Tari Kota Maumere, Selasa (10/7/2018). 

Laporan Wartawan Pos-kupang.com, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE--- Penolakan pengelola TK Negeri Pembina Maumere terhadap proyek pembangunan Puskesmas Kopeta di Jalan El Tari Maumere, Kelurahan Kota Uneng,Kecamatan Alok, tidak digubris oleh pemilik dan pengelola proyek.

Pengerjaan gedung Puskesmas itu terus berlangsung. Para pekerja telah mengali pondasi keliling itu.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Selasa (10/7/2018) siang, material batu kali, pasir dan besi beton telah disiapkan di lokasi proyek itu. Sebagian besar galian pondasi gedung sudah dikerjakan menunggu pemasangan batu.

Proyek senilai Rp 2.334.975.700, dikerjakan rekanan CV.Artha Buana berlangsung selama 180 hari kalender.

Lokasi proyek ini terletak di sisi Jalan El Tari Maumere berbatasan langsung dengan gedung TK Negeri Pembina berada di belakangnya. Kelak bangunan Puskesmas Kota telah berdiri membelakangi gedung TK Negeri Pembina.

Penolakan Puskesmas Kopeta tertuang dalam surat ditandangani Kepala TK Pembina Negri Maumere, Wihelmina Wigu, S.Pd, AUD, dan Ketua Komite, Johanes Jonas Teta,S.Pd. Surat tanggal 3 Juli 2018 dikirim kepada Bupati Sikka, Wihelmina, mengatakan proyek ini tidak pernah dibicarakan dengan pemilik gedung yang berada di belakangnya.

Kehadiran Puskesmas ini, kata Wilhelmina, kelak mengganggu proses pembelajaran. Letak Puskesmas bersebelahan dengan gedung TK Pembina Negeri akan mendatangkan persoalan baru. Limbah medis akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Virus dari pasien Puskesmas tertular kepada peserta didik berusia 3-6 tahun.

"Psikologi anak akan terganggu akibat sirene ambulance dan jerit tangis anggota keluarga pasien yang meninggal," beber Wihelmina. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved