Berita Sumba Timur

Anak Muda Dari Empat Komunitas di Sumba Timur Bersihkan Sampah di Pantai Walakiri

Para anak muda yang tergabung dari empat komunitas tersebut juga adalah bagian dari Sumba Timur.

Anak Muda Dari Empat Komunitas di Sumba Timur Bersihkan Sampah di Pantai Walakiri
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Anak-anak muda dari empat Komunitas sedang membresihkan sampah di pantai Walakiri.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Puluhan para pemuda di Kabupaten Sumba Timur yang tergabung dari emat komunitas yakni, Sandelwood Slankers, Matic Comunity Waingapu (MCW), Waingapu Scoater Club (WSC), dan Barcelona Fans Club Waingapu berinisiatif mendukung kegiatan Parade 1001 Ekor Kuda Sandelwood dan festival Tenun Ikat Sumba yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Sumba Timur dan Pemerintah Propinsi NTT yang akan diadakan pada tanggal 12 Juli 2018.

Bentuk dukungan para anak muda di empat Komunitas tersebut dengan melaksanakan bakti sosial (Baksos) membresihkan pantai Walakiri di Kelurahan Watumbaka Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (7/7/2018) sore.

Dalam membresihkan pantai itu, mereka juga didukung oleh Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur dan juga warga Walakiri sendiri.

Mereka membresihkan pantai itu sejauh 500 meter. Semua sampah baik botol mineral, kertas, kantong plastik, ranting kayu, dedaunan dan lain sebagainya yang berserakan di pantai itu semuanya dibersihkan.

Ketua Comunnity Sandelwood Slanker's Ali Gandhi mewakili juga tiga komunitas lainya kepada POS-KUPANG.COM Usai kegiatan tersebut mengatakan, para anak muda yang tergabung dari empat komunitas tersebut juga adalah bagian dari Sumba Timur.

Sehingga kata Gandhi, para Komunitas berinisiatif untuk turut mendukung pemerintah daerah dalam mengsukseskan kegiatan besar berupa festival tenun ikat dan parade 1001 ekor Kuda yang akan direncanakan pada tanggal 11 sampai 14 Juli 2018 nanti.

Gandi mengatakan, salah satu bentuk dukungan mereka dengan membantu membresihkan sampah di pantai wisata Walakiri, dimana pantai itu merupakan daerah finish atau puncak parade 1001 ekor kuda pada tanggal 12 Juli 2018 sore nantinya.

"Jadi kita Komunitas ini juga adalah bagian dari Sumba Timur, jadi kami juga harus turut mendukung, salah satu dukungan kami adalah bersihkan sampah di pantai ini, sehingga tamu yang hadir saat acara parade Kuda juga sudah merasa aman dan dapat memenikmati keindahan pantai Walakiri ini," kata Gandhi.

Kata Gandhi, selain mendukung kegiatan Festival Tenun ikat dan Parade 1001 ekor kuda Sandelwood, para Komunitas juga sangat mendukung pariwisata di Sumba Timur.

Tidak Lupa, Gandhi juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan Sumba Timur yang sudah mendukung dan bersama mereka dalam bakti sosial membresihkan pantai itu.

Adapun dalam kegiatan bahkti Sosial tersebut, komunitas Barcelona juga menyerahkan bantuan dua unit tempat sampah, dimana nantinya tempat sampah itu akan di tempatkan di pantai tersebut.

Selain itu, dalam kegiatan itu juga para Komunitas mengamen di pantai itu dengan menyanyikan sejumlah lagu band Slanker's.

Uang dari hasil ngemen itu juga akan dibelikan tempat sampah untuk di tempatkan di pantai itu pulah. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved