Berita Lembata

Saat Ditangkap, Pelaku Pemerkosa di Lembata Ini Sempat Melawan Polisi

Mahmud alias Miku sempat memberikan perlawanan ketika dicokok polisi di tempat pesta sekitar pukul 23.00 Wita di Desa Sagu, Kecamatan Adonara Barat

Saat Ditangkap, Pelaku Pemerkosa di Lembata Ini Sempat Melawan Polisi
KOMPAS.COM
Mahmud alias Miku dan adiknya Boleng (tengah) di Polres Lembata, Sabtu (7/7/2018) siang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Mahmud alias Miku sempat memberikan perlawanan ketika dicokok polisi di tempat pesta sekitar pukul 23.00 Wita di Desa Sagu, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur (Flotim).

Miku diringkus karena menjadi pelaku utama kasus pemerkosaan YKL, gadis di bawah umur yang menyandang disabilitas.

Hal itu diungkapkak Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu Yohanis Wila Mira, ketika ditemui POS-KUPANG.COM di Polres Lembata, Sabtu (7/7/2018) siang.

Baca: Bahaya Kandungan Kimia dalam Kuteks dan Tips Aman Menggunakannya

"Saat ditangkap itu Miku masih sempat melakukan perlawanan. Tapi hanya dalam satu gerakan saja, Miku berhaail dilumpuhkan. Setelah dilumpuhkan, Miku langsung diamankan," tandas Yohanis.

Dia mengatakan, Miku merupakan pelaku kedua yang telah ditangkap polisi. Pelaku lainnya, yakni Boleng telah ditangkap polisi sejak Sabtu (30/6/2018) dan saat ini sedang mendekam di sel Polres Lembata. Dalam kasus pemerkosaan gadis disabilitas itu, Miku merupakan pelaku utama sehingga menjadi incaran polisi.

Dikatakannya, dalam kasus tersebut polisi telah meminta keterangan korban. Korban juga telah menjalani visum et repeertum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba.

Dalam visum tersebut terungkap jika kegadisan korban telah robek karena direnggut paksa oleh oknum pelaku.

Sementara oknum pelaku lainnya, yakni Boleng, juga sudah diperiksa penyidik. Dalam keterangannya, Boleng mengakui perbuatannya kalau ikut melakukan perbuatan yang tidak senonoh terhadap korban. Meski demikian, Boleng mengatakan kalau bukan dirinya yang merenggut secara paksa kesucian korban.

"Saya memang ikut melakukan perbuatan itu tapi bukan saya yang merenggut keperawanan korban. Yang lakukan itu adalah kakak Miku," ujar Boleng sekilas saat menjawab pertanyaan Pos Kupang.Com di Polres Lembata, Sabtu (7/7/2018) siang.(*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help