Pilkada Serentak 2018

KPU NTT Prihatin Atas Pembakaran Mobil Ketua Panwaskab Rote Ndao

KPU NTT prihatin atas peristiwa pembakaran terhadap mobil milik Ketua Panwaskab Rote Ndao, Tarsis Toumeluk.

KPU NTT Prihatin Atas Pembakaran Mobil Ketua Panwaskab Rote Ndao
ISTIMEWA
Inilah mobil milik Ketua Panwaskab Rote Ndao yang dibakar oleh orang yang tidak dikenal, Jumat (6/7/2018) dini hari. 

Laporan POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - KPU NTT prihatin atas peristiwa pembakaran terhadap mobil milik Ketua Panwaskab Rote Ndao, Tarsis Toumeluk.

Hal ini disampaikan Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe, di sela-sela Rapat Pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara pilgub NTT di Aula Kantor KPU NTT, Sabtu (7/7/2018) malam.

Usai KPU Rote Ndao menyampaikan rekapitulasi perolehan suara Pilgub NTT, Maryanti menyampaikan terima kasih kepada KPU dan Panwaskab beserta seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan pilkada.

Baca: Ricuh, Pleno Rekapitulasi KPU Tingkat Provinsi Pilkada Maluku Utara

"Kami turut prihatin atas dibakarnya mobil milik pak Ketua Panwaskab Rote Ndao. Sampai saat ini belum juga diketahui siapa pelakunya," kata Maryanti.

Dia mengharapkan, dalam waktu aparat kepolisian bisa mengungkapkan kasus tersebut.
Sebelumnya , mobil pribadi merk Avanza milik Ketua Panwaskab Rote Ndao, Tarsis Toumeluk dibakar orang tidak dikenal,pada Jumat (6/7/2018) dini hari. Saat terbakar, Toumeluk tidak berada di rumah.

Ketua Bawaslu NTT, Thomas Mauritius Djawa,S.H mengatakan, pada Kamis (5/7/2018), KPU Rote Ndao melakukan pleno rekapitulasi perolehan suara pilkada serentak baik pilgub dan pilbup di Rote Ndao. Saat itu hadir juga Ketua Panwaskab Rote Ndao, Tarsis Toumeluk.

"Usai pleno, Ketua Panwaskab masih tetap berada di KPU. Saat itulah mobilnya diduga dibakar oleh orang yang tidak dikenal," kata Thomas.

Dijelaskan, selain mobil Avanza itu, ada satu mobil pik up juga ikut terbakar, namun berhasil diselamatkan warga.

"Selain mobil Avansa yang terbakar, ada satu unit pik up yang juga ikut terbakar, tapi berhasil diselamatkan. Kita belum tahu siapa yang melakukan pembakaran itu," katanya.

Dia mengharapkan, masyarakat tetap menjaga suasana yang aman dan damai usai pilkada serentak.

"Kalau ada perbedaan pilihan dalam politik, jangan menjadi pemicu untuk kita saling bertengkar atau bermusuhan. Mari kita sama-sama jaga suasana kebersamaan dan apabila ada hal-hal yang janggal serahkan kepada yang berwenang," ujarnya. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help