Opini Pos Kupang

Untuk NTT Unggul 25 tahun ke Depan, Begini Seharusnya Dikerjakan Pemimpinnya

Tiga faktor utama penyebab stunting, yaitu gizi buruk, infeksi berulang dan kesempatan belajar dan bermain tidak memadai.

Untuk NTT Unggul 25 tahun ke Depan, Begini Seharusnya Dikerjakan Pemimpinnya
ist
ilustrasi 

Oleh: Dr. Ina Debora Ratu Ludji SKp.,M.Kes

Dosen Poltekkes Kemenkes Kupang, pemerhati masalah Kesehatan Ibu dan Anak

POS-KUPANG.COM - Tidak banyak orang yang tahu apa itu stunting. WHO mendefenisikan stunting sebagai berikut: "Stunting is the impaired growth and development that children experience from poor nutrition, repeated infection, and inadequate psychosocial stimulation."

Stunting adalah gagal tumbuh dan gagal berkembang yang dialami oleh anak-anak karena buruknya asupan nutrisi, infeksi berulang dan stimulus psikososial yang tidak memadai.

Balita Pendek (Stunting) adalah status gizi yang didasarkan pada indeks PB/U atau TB/U dimana dalam standar antropometri penilaian status gizi anak, hasil pengukuran tersebut berada pada ambang batas (Z-Score)

Penyebab Stunting

Tiga faktor utama penyebab stunting, yaitu gizi buruk, infeksi berulang dan kesempatan belajar dan bermain tidak memadai. Penyebab langsung stunting, menurut WHO adalah buruknya gizi dan kesehatan ibu hamil, ASI yang tidak memadai, dan infeksi penyakit.

Perlu diketahui bahwa pertumbuhan seseorang, termasuk perempuan baru berhenti pada usia 21 tahun.

Jika seorang perempuan remaja/muda terpaksa hamil pada usia di bawah 21 tahun akan menyebabkan terjadi kompetisi antara ibu hamil tersebut dan janin yang dikandungnya terjadi hambatan pertumbuhan pada janin yang berpotensi besar menjadi stunting.

Juga kehamilan dengan jarak dekat (kurang dari 2 tahun) akan berdampak langsung kepada ibu hamil dan pertumbuhan janinnya.

Halaman
1234
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved