Kasus Tenggelam KM Sinar Bangunan

Penyidik Polda Sumut Panggil Kadishub Samosir sebagai Tersangka Tenggalam KM Sinar Bangun

Polda SumutPanggil Kadishub Samosir berinisial NS yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan KM Sinar Bangun

Penyidik Polda Sumut Panggil Kadishub Samosir sebagai Tersangka Tenggalam KM Sinar Bangun
Tribun Medan/Dohu Lase
Pasukan Taifib bersiap bertolak dari dermaga Pelabuhan Tigaras untuk menyisir perairan Danau Toba, mencari korban hilang penumpang KM Sinar Bangun, Rabu (20/6/2018) pagi. 

POS KUPANG.COM - - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara pekan ini memanggil Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Samosir berinisial NS yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Tiga Ras, Kabupaten Simalungun.

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Sumatera Utara AKBP MP Nainggolan di Medan, Kamis, mengatakan polisi akan memeriksa NS terkait tenggelamnya kapal kayu yang mengangkut hampir dua ratus orang itu.

Ia menjelaskan polisi menduga kelalaian NS dalam menjalankan tugas pengawasan membuat KM Sinar Bangun yang melanggar aturan keselamatan tetap beroperasi sehingga menimbulkan kecelakaan yang menyebabkan kematian.

"Tersangka Kadishub Samosir harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, sehingga mengakibatkan terjadi musibah terhadap penumpang tersebut," ujar Nainggolan.

Ia mengatakan polisi menetapkan NS sebagai tersangka setelah menemukan cukup bukti.

Selain NS ada empat tersangka lain dalam kasus kecelakaan kapal penumpang tersebut, yakni nakhoda KM Sinar Bangun berinisial TS, pegawai honor Dishub Samosir berinisial KN yang menjadi anggota Kepala Pos Pelabuhan Simanindo, Samosir, pegawai Dishub Samosir berinisial FP, dan Kabid Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan Dishub Samosir berinisial RD.

"Kelima tersangka tersebut dijerat dengan Undang Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran jo pasal 359 KUHP dengan hukuman 10 tahun dan denda Rp1,5 miliar," kata Nainggolan, mantan Kapolres Nias Selatan.

KM Sinar Bangun tenggelam sekitar satu mil dari dermaga Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, 18 Juni. Sampai sekarang baru 21 penumpangnya yang ditemukan selamat. Selain itu ada tiga penumpang yang ditemukan meninggal dunia. Penumpang lain yang jumlahnya menurut perkiraan 164 belum ditemukan. (*)

Baca: Drainase Di Jalan Nenas Dijejali Sampah, Bikin Miris

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help