Pilkada Serentak 2018

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum Menang di Real Count PKS

DPW PKS Jawa Barat mengumumkan hasil hitung asli (real count) yang didapatkan dari seluruh kabupaten kota di Jawa Barat.

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum Menang di Real Count PKS
KOMPAS.COM
Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum saat berfoto usai unggul dalam perolehan hitung cepat Pilkada Jabar, di Hotel Papandayan, Bandung, Rabu (27/6/2018). 

POS-KUPANG.COM | BANDUNG - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Jawa Barat mengumumkan hasil hitung asli (real count) yang didapatkan dari seluruh kabupaten kota di Jawa Barat.

Dalam presentasi yang dibeberkan kepada wartawan, DPW PKS Jawa Barat menyebut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil -Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) menempati posisi tertinggi perolehan suara di Jawa Barat dengan total 7.175.804.

Baca: User Telkomsel di NTT Capai 3 Juta

Posisi kedua ditempati pasangan Sudrajat-Syaikhu (Asyik) dengan perolehan suara 6 302.254 diikuti pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dengan 5.610 051 dan pasangan Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan di posisi buncit dengan perolehan suara 2.754.631.

"Hasil ini menjadi rujukan di internal PKS," kata Ketua DPW PKS Jawa Barat Nur Supriyanto dalam konferensi pers yang digelar di kantor DPW PKS Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (4/7/2018).

Lebih lanjut Supriyanto menambahkan, publikasi hasil hitung asli DPW PKS ini diharapkan menepis isu-isu yang beredar di lapangan terutama yang menyebutkan jika pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) menjadi pemenang di Pilkada Jawa Barat 2018.

"Mudah-mudahan hasil ini meng-clear-kan berita yang beredar," imbuhnya.

Meski begitu, kata Supriyanto, PKS belum akan memberikan selamat kepada pasangan Rindu. PKS tetap menunggu keputusan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Jawa Barat pada tanggal 9 Juli 2018 mendatang.

"Kami hanya menyampaikan data sebagai pertanggungjawaban kami kepada publik. Tapi kami masih menunggu pengumuman dari KPU karena yang berwenang adalah KPU," tuturnya.

Hasil penghitungan PKS ini sesuai dengan quick count yang dilakukan sejumlah lembaga survei yang menempatkan pasangan Rindu sebagai peroleh suara terbanyak Pilkada Jabar 2018.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Barat menolak hasil hitung cepat (quick count) Pilkada Jawa Barat 2018 dari seluruh lembaga survei.

Alasannya, sejumlah survei yang dilakukan lembaga survei tidak sesuai dengan hasil quick count. Dalam survei-survei sebelum pelaksanaan pilkada, pasangan Asyik berada dalam urutan ketiga perolehan suara.

Peroleh suara terbanyak menurut adalah pasangan Rindu disusul Deddy-Dedi. Namun, dalam quick count pasangan Asyik justru mengatasi pasangan Deddy-Dedi.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Mulyadi mengatakan, menurut penghitungan internal, pasangan Asyik menang atas pasangan Rindu. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved